The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Wabub Erdi Dabi Tak Didiskualifikasi Pilkada Yalimo Walau Tersangka Tabrak Polwan di Papua
Wakil Bupati Yalimo Erbi Dabi. (Istimewa)
News

Wabub Erdi Dabi Tak Didiskualifikasi Pilkada Yalimo Walau Tersangka Tabrak Polwan di Papua

Jumat, 18 September 2020 15:04 WIB 18 September 2020, 15:04 WIB

INDOZONE.ID - Walau sudah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman 12 tahun penjara, Wakil Bupati Erdi Dabi tetap mengikuti tahapan Pilkada di Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua tahun 2020.

Positinya tidak tergoyahkan walau telah jadi tersangka kasus kecelakaan yang menghilangkan nyawa Polwan Bripka Christin M Batfeny.

Terlebih berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian, tersangka diketahui tengah menenggak minuman keras hingga membuatnya mabuk berat saat mengendalikan mobil saat terjadi kecelakaan.

Ketua KPU Yalimo Yehemia Walianggen melalui sambungan telepon, Jumat, mengatakan Erdi Dabi merupakan satu dari dua kandidat calon bupati yang telah mendaftar ke KPU dan telah mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan di Jayapura.

"Nanti ketika ada keputusan pengadilan yang mengikat barulah KPU Yalimo menindaklanjuti sesuai ketentuan yang ada. Namun karena masih tersangka, sehingga masih tetap diikutkan dalam tahapan pilkada," katanya.

Menurut Yehemia, Erdi Dabi bisa mendelegasikan perwakilan jika ada tahapan pilkada yang mengharuskan calon hadir.

"Sebenarnya tahapan yang mengharuskan calon hadir sudah dilalui, terutama pemeriksaan kesehatan. Kalau ada agenda tahapan lain, beliau bisa mendelegasikan timnya untuk ikut dalam tahap yang dilakukan KPU," katanya.

KPU Yalimo telah menerima hasil pemeriksaan kesehatan dari dua bakal calon pasangan kepala daerah setempat.

"Nanti saat dilakukan pleno penetapan tanggal 23 September, barulah hasil pemeriksaan kesehatan yang disegel, itu dibuka dan dilihat, sebagai dasar pertimbangan memutuskan bakal calon menjadi calon," katanya.

Erdi Dabi merupakan Wakil Bupati Yalimo yang hendak maju kepala daerah dengan pasangannya, melawan Bupati Yalimo bersama pasangannya.

Mabuk berat saat kendarai mobil

Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman 12 tahun penjara setelah diketahui mendabrak polwan Bribka Christin Meisye Batfeny (36) di Papua.

Hal ini diungkapkan Kapolda Papua  Irjen Paulus Waterpauw di Jayapura, Kamis (17/9/2020).

Paulus memastikan kalau pelaku terpengaruh minuman keras saat mengemudikan kendaraannya hingga membuatnya kehilangan kendali lalu menabrak motor yang dikendarai Bripda Christin hingga tewas.

"Hasil tes minuman keras terhadap pelaku itu positif dan beliau mengakui dengan seorang temannya bahwa betul mereka dalam keadaan tidak sadar membawa kendaraan itu," kata Paulus.

Paulus menerangkan penanganan kasus tersebut sudah sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Di mana dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 sudah mengatur, mana-mana yang dianggap pelanggaran dan mana yang dianggap perbuatan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang. 

"Ancaman hukuman kecelakaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain itu 12 tahun," kata Paulus.

Nyawa Bripda Christin tak dapat tertolong

Nasib tragis menimpa anggota polisi wanita (Polwan) dari Polda Papua yang tewas akibat dirabrak mobil yang dikendarai Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi saat melintasi jalan Ardipura Polimak I, Distrk Jayapura Selatan, Rabu (16/9) pagi.

Nyawa Bripka Christin M Batfeny anggota Bid Propam Polda Papua tak dapat tertolong usai dilarikan ke rumah sakit terdekat akibat benturan keras di bagian kepala.

Nahasnya kecelakaan itu terjadi akibat Erdi Dabi mengendarai mobilnya akibat pengaruh minuman beralkohol yang membuanya mabuk dan sempoyongan saat mengendarai mobilnya.

“Kejadian itu terjadi saat korban hendak ke kantor mengendarai sepeda motor N-Max,” ungakap Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas, Rabu kemarin.

Tidak hanya mengalami benturan keras di bagian kepala, Bripka Christin juga mengalami mengalami patah tulang dan luka lecet pada kaki.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US