The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Polri Minta Masyarakat Laporkan Oknum Polisi yang Mabuk-mabukkan
Ilustrasi mabuk-mabukkan (Pixabay)
News

Polri Minta Masyarakat Laporkan Oknum Polisi yang Mabuk-mabukkan

Jumat, 26 Februari 2021 14:26 WIB 26 Februari 2021, 14:26 WIB

INDOZONE.ID - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono meminta masyarakat aktif mengawasi dan melaporkan oknum polisi yang masuk ke tempat hiburan malam dan mabuk-mabukkan.

"Benar itu (laporkan)," ujar Brigjen Rusdi, Jumat (26/2/2021).

Setelah dilaporkan, maka akan ditindaklanjuti melalui internal polri, yaitu inspektorat dan Propam Polri. Jika laporan terbukti benar, maka oknum polisi itu akan diberi sanksi.

"Mekanismenya, melalui adanya laporan dari masyarakat kemudian ditindaklanjuti laporan tersebut. Dan mekanisme berikutnya anggota Propam turun ke lapangan memantau perilaku anggota di lapangan," kata Rusdi.

"Jika ada perilaku anggota yang melanggar ketentuan, maka propam akan melakukan tindakan terhadap anggota yang melanggar,” tegasnya.

Divisi Propam Polri akan memperketat aturan pelarangan anggota polisi memasuki tempat hiburan malam, buntut penembakan yang dilakukan Bripka Cornelius di kafe RM di Cengkareng, Jakarta Barat.

Akibat penembakan tersebut, 2 karyawan kafe dan 1 anggota TNI AD tewas, sementara 1 lainnya terluka.

"Propam Polri akan melakukan penertiban terhadap larangan anggota Polri untuk memasuki tempat hiburan dan meminum minuman keras termasuk penyalahgunaan narkoba," tambah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

Saat ini Bripka Cornelius Siahaan telah ditahan dan akan dipecat tidak dengan hormat, melalui sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian RI.

Propam juga akan memperketat pemberian izin senjata api kepada anggota polisi.

"Baik test psikologi, latihan menembak dan catatan perilaku anggota Polri," lanjutnya.

Artikel menarik lainnya

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor
JOIN US
JOIN US