Tertibkan PKL Pasar Kampung Lalang, Petugas Nyaris Ditikam
Instagram/pemko.medan
News

Tertibkan PKL Pasar Kampung Lalang, Petugas Nyaris Ditikam

?Tertibkan PKL Pasar Kampung Lalang, Petugas Nyaris Ditikam

Yulia Marianti
Rabu, 12 Juni 2019 14:12 WIB 12 Juni 2019, 14:12 WIB
Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dilakukan Satpol PP di Pasar Kampung Lalang, tepatnya di Jalan Kelambir V Medan Sumatera Utara pada Rabu (12/6/2019) sempat berlangsung ricuh.

Salah seorang petugas Satpol PP Kota Medan yang sedang bertugas nyaris ditikam pisau oleh seorang pedagang.

Kejadian itu berawal saat petugas Satpol PP meminta para pemilik kios yang meletakkan barang dagangannya hingga atas parit agar tidak mengganggu para pejalan kaki melintas.

Ternyata salah seorang pedagang tidak menerima, ia kemudian mengeluarkan sebilah pisau dan hendak menikam salah seorang petugas Satpol PP.

Namun upaya tersebut tidak berhasil karena petugas Satpol PP mengelak. Mengetahui ada upaya penikaman, petugas Satpol PP lainnya pun berdatangan untuk mengejar pedagang tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Medan M.Sofyan menghentikannya dan kemudian meredakan amarah anggotanya.

“Sudah, enggak usah dikejar. Kita serahkan saja masalah ini kepada pihak berwajib untuk menanganinya. Kita lanjutkan kembali penertiban ini!” teriak Sofyan dengan menggunakan pengeras suara.

Sejumlah aparat kepolisian yang turut serta dalam penertiban mendatangi kios milik pedagang yang hendak melakukan penikaman.

Sebelum penertiban dilakukan, para PKL telah disurati untuk tidak berjualan di sepanjang Jalan Kelambir V, mulai traffic light hingga mendekati perlintasan kereta api.

Sebab, Pemko Medan melalui Perusahaan Daerah (PD) Pasar telah melakukan revitalisasi Pasar Kampung Lalang sehingga menjadi tempat melakukan transaksi jual-beli yang representatif.

"Kita sudah menyediakan tempat berupa kios dan stan di pasar tersebut (Pasar Kampung Lalang), sudah kita undi juga para pedagangnya. Tetapi mereka tidak mau menempati, bahkan kios mereka disewakan dan dibiarkan kosong, mereka tetap berjualan di luar, " katanya 
    TAG
    Indozone Media