Vlog Terbaru Ahok: Jangkau, Aplikasi dari Balik Jeruji Besi
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok. (INSTAGRAM/@basukibtp)
News

Vlog Terbaru Ahok: Jangkau, Aplikasi dari Balik Jeruji Besi

Aplikasi ini bertujuan untuk membantu sesama.

Iwan
Senin, 22 Juli 2019 15:03 WIB 22 Juli 2019, 15:03 WIB

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok, akan meluncurkan aplikasi berbasis bantuan sosial, yaitu Jangkau. Aplikasi tersebut akan diluncurkan pada 1 Agustus 2019.

Aplikasi ini merupakan ide Ahok saat masih dalam tahanan Mako Brimob ketika terjerat kasus penistaan agama. Pria asal Belitung ini mengaku tetap ingin membantu sesama setelah keluar dari penjara.

Menurutnya, tekadnya membantu orang yang membutuhkan akan sulit terealisasi jika dirinya hanya menjadi seorang pengusaha atau pejabat setelah keluar dari penjara.  

"Seperti yang bapak saya bilang, jika saya kerja sama orang, dibayar profesional satu miliar pun per bulan, saya tak bisa bantu orang," ujar Ahok dalam vlog terbarunya yang diunggah di YouTube, Panggil Saya BTP, pada Minggu (21/7/2019). 

Hal itu yang membuatnya kemudian mengumpulkan beberapa anak muda dan kemudian menciptakan aplikasi Jangkau. Dia mengibaratkan aplikasi ini memiliki kegunaan sama seperti Tokopedia, di mana orang yang memiliki barang dengan orang yang ingin membeli barang dipertemukan. 

"Nah, saya berpikir kenapa nggak bikin aplikasi orang yang pengen nyumbang dan pengen terima sumbangan bisa ketemu," katanya.

Mantan
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok. (INSTAGRAM/@basukibtp)

Aplikasi ini, lanjut Ahok, juga akan menarik peran dari politisi. Nantinya, para politisi itu akan menjadi verifikator dalam aplikasi tersebut. "Saya memaksa orang politik untuk jadi pemerhati," ujarnya. 

Selain bakal meluncurkan aplikasi jangkau, Ahok juga mengaku sudah mendirikan yayasan semasa di penjara. Yayasan tersebut diberi nama BTP. 

"Artinya BTP apa? Beri tanpa pamrih," katanya. 

Ahok berharap, dengan adanya yayasan dan aplikasi tersebut, dia bisa tetap membantu orang meski nantinya menjadi pengusaha atau pejabat. 

    TAG
    Editor Media
    Editor Media

    Iwan

    Editor
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE