The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sesmenko Khawatir Kondisi Jakarta Jika Terjadi Lockdown
Sesmenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso. (INDOZONE/Sigit Nugroho)
News

Sesmenko Khawatir Kondisi Jakarta Jika Terjadi Lockdown

Ini yang akan terjadi.

Selasa, 17 Maret 2020 17:20 WIB 17 Maret 2020, 17:20 WIB

INDOZONE.ID - Penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia semakin cepat. Hingga hari ini, Selasa (17/3/2020), dilaporkan sudah 172 orang positif terpapar Covid-19, dengan kasus kematian sebanyak lima orang.

Melihat situasi tersebut, desakan agar pemerintah segera melakukan lockdown terus berdatangan, mulai dari praktisi kesehatan hingga kalangan DPR. Meski demikian, rupanya tidak banyak yang tahu apa dampak nyata yang akan dialami Indonesia jika status lockdown dijalankan.

Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso pun memberikan pandangan dari sudut pandang perekonomian. Tidak ingin jauh-jauh, ia pun memberikan gambaran jika provinsi DKI Jakarta saja dilakukan lockdown.

"Dengan struktur ekonomi kita seperti ini, dengan ketergantungan kita terhadap keluar masuknya barang, terutama kan Provinsi DKI ini kan pasokan bahan pangan pokok, barang-barangnya sebagian besar dari luar DKI, sehingga harus dipertimbangankan betul," ujar Susiwijono kepada wartawan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Sesmenko Khawatirkan Kondisi DKI Jakarta Jika Sampai Terjadi Lockdown
Antrean calon penumpang MRT mengular hingga ke luar Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Senin (16/3/2020). (INDOZONE/Arya Manggala)

Menurut Susiwijono, selain aspek keamanan negara, sudut pandang ekonomi juga harus menjadi pertimbangan ketika akan memutuskan status lockdown.

"Kaitannya dengan kebijakan apapun namanya, sosial distancing ataupun adanya rencana apakah ada lockdown atau tidak, kalau dari sisi kami, kami hanya melihat dari ekonominya, karena dari aspek ekonomi banyak hal yang dipertimbangkan. Karena struktur ekonomi kita, kemudian karakteristik masyarakat kita yang masih sangat tergantung dengan berbagai pasokan bahan pangan pokok terutama, hal-hal ini yang harus kita lihat ke depan," tuturnya.

Terpenting kata Susiwijono saat ini, bagaimana agar social distancing bisa dilakukan untuk mengurangi dampak penyebaran virus corona. Ia percaya, pemerintah akan melakukan yang terbaik dan akan melakukan kajian secara detil, sebelum mengambil kebijakan yang akan berpengaruh terhadap keberlangsungan negara.

"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah, dalam hal ini sudah ada gugus tugasnya yang akan menganalisis dari semuanya dan pasti akan kerja sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Memang kita harus dukung sepenuhmya, bagaimana kita melakukan pengurangan interaksi sosial untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Susi Fatimah
Utami Evi Riyani
Sigit Nugroho

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US