The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gara-gara Utang Rp15 Ribu, Pemuda di Garut Bakar Nenek
Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna menunjukan salah satu barang bukti. (Antara/Feri Purnama)
News

Gara-gara Utang Rp15 Ribu, Pemuda di Garut Bakar Nenek

Senin, 16 September 2019 16:21 WIB 16 September 2019, 16:21 WIB

INDOZONE.ID - Seorang nenek ditemukan tewas terbakar di gubuk Desa Jayabakti, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), pada Sabtu (14/9).

Dari hasil identifikasi diketahui nenek bernama Iyah (60) meninggal bukan karena dilahap api, melainkan sengaja dibunuh. Hal tersebut diketahui dari adanya luka bacokan di bagian tubuh korban.

Setelah dilakukan penyelidikan Kepolisian Resor Garut berhasil menangkap AA (22) pelaku pembunuhan nenek Iyah.

Saat diamankan, pelaku mencoba melarikan diri. Polisi pun mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki AA, lantaran berusaha melarikan diri.

"AA ditangkap saat hendak melarikan diri ke Cibiuk pada Minggu (15/9)" kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna, Senin (16/9).

Kesal karena ditagih utang

Kapolres menjelaskan pembunuhan terhadap nenek Iyah sudah direncanakan sebelumnya. Dari hasil pemeriksaan diketahui, AA melakukan aksinya dengan membacok korban, lalu membawa korban ke sebuah gubuk kemudian dibakar hingga akhirnya korban ditemukan tewas.

AA mengaku kesal karena korban menagih utang kepada ibu tersangka sebesar Rp15 ribu, AA tidak terima perbuatan korban yang menagih utang kepada ibunya.

"Mungkin karena ada bahasa yang tidak enak, lalu anaknya tidak terima dan membunuh korban," katanya.

Kapolres mengungkapkan tersangka melakukan rencana untuk membunuh korban dengan cara melukai korban dengan  golok, setelah diketahui tidak bergerak, korban dibawa ke gubuk lalu dibakar.

"Jadi korban diketahui tidak bergerak, setelah itu dibawa ke gubuk lalu dibakar," katanya.

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa golok, sepatu boot, celana, kaos dan korek api gas yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya.

Akibat perbuatannya AA ditahan di Markas Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut. AA yang sudah berstatus tersangka ini disangkakan melanggar Pasal 340 dan 338 KUH Pidana dengan ancaman kurungan maksimal hukuman mati atau seumur hidup dan paling lama 15 tahun penjara.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Indozone
Yulia Marianti

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US