The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sosok Erdi Dabi, Wakil Bupati Yalimo Tabrak Polwan hingga Tewas, Diduga Hobi Mabok-mabokan
Bripka Christin Meisye Batfeny (kiri), Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi (kanan). (Twitter)
News

Sosok Erdi Dabi, Wakil Bupati Yalimo Tabrak Polwan hingga Tewas, Diduga Hobi Mabok-mabokan

Kamis, 17 September 2020 12:34 WIB 17 September 2020, 12:34 WIB

INDOZONE.ID - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw sedih bercampur berang atas kematian Bripka Christin Meisye Batfeny, anggota Propam. Ia sedih lantaran kehilangan salah satu personel terbaiknya. Namun di sisi lain, ia berang karena si penabrak, yang tak lain adalah Wakil Bupati Yalimo, Erdi Dabi (31 tahun), diduga kuat dalam keadaan mabok saat berkendara.

"Seorang perjabat memiliki kemampuan intelektual yang cukup tetapi masih mabuk-mabukan dengan minuman keras. Perilaku ini sangat memprihatinkan dan mengecewakan. Dampak dari mabuk-mabuknya itu sangat fatal, membuat orang lain kehilangan nyawa," katanya, seperti dikutip Indozone.id dari media lokal Papua Inside, Kamis (17/9/2020).

Erdi Dabi kini sudah ditahan untuk keperluan pemeriksaan. Namun, penyidikannya sejauh ini belum diketahui hasilnya.

Anak dari mantan Bupati pertama Yalimo, Er Dabi itu sendiri termasuk sosok yang disegani di wilayah Yalimo. Keluarganya dikenal sebagai penguasa Yalimo sejak kabupaten itu terbentuk pada 4 Januari 2008, setelah dimekarkan dari Kabupaten Jayawijaya.

Erdi Dabi diketahui bakal kembali bertarung dalam Pilkada serentak 2020, 9 Desember mendatang. Tidak lagi sebagai wakil, kali ini dia maju sebagai calon Bupati Yalimo, didampingi John W Wilil sebagai calon wakilnya.

Di media sosial, sejumlah netizen yang mengaku mengenal perangai Erdi Dabi, menyebutkan bahwa politikus Partai Demokrat itu dikenal suka mabok-mabokan sejak lama.

"Erdy daby parah, sy kira mabuk2 itu sdh hilang sejak jd wakil bupati..," tulis akun @ucangn di Twitter.

Seperti diberitakan sebelumnya, Erdi Dabi diduga mabok karena pengaruh minuman keras ketika mengemudikan mobil tersebut, sehingga tak bisa menghindari menabrak Christin saat melintas di tikungan dekat sebuah bengkel motor.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, Erdi Dabi diduga mengemudi dengan kecepatan kencang dari arah Jayapura Selatan menuju Entrop. Ia gagal mengendalikan mobil saat Bripka Chistin melintas dari arah berlawanan dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha N-Max. 

Kecelakan itu menyebabkan Chistin terhempas dengan sangat keras ke aspal dan terjatuh ke pinggir parit di tepi jalan. Polwan berjilbab itu mengalami patah kaki dan leher belakang, dan dia langsung tewas di tempat.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas menyatakan, Erdi Dabi kini telah ditahan untuk menjalani pemeriksaan.

Saat mengemudikan mobil tersebut, Erdi diketahui bersama seorang temannya yang duduk di sebelahnya.

Setelah diperiksa, Erdi diketahui tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan surat tanda nomor kendaraan (STNK) saat kecelakaan tersebut terjadi.

Dua orang saksi sudah dimintai keterangan dan saat ini penyidik masih melanjutkan mengumpulkan barang bukti dan saksi.

"Kita masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan penyidik, " ujar AKBP Gustav Urbinas, Rabu (16/9/2020), seperti dilansir Antara.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US