The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Penyaluran Subsidi Gaji Sudah 94,82 Persen, Banyak Netizen Heran Kenapa Masih Belum Terima
Kiri: Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah. (Photo/ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari), Kanan: Ilustrasi uang rupiah. (ANTARA/M Risyal Hidayat)
News

Penyaluran Subsidi Gaji Sudah 94,82 Persen, Banyak Netizen Heran Kenapa Masih Belum Terima

Selasa, 22 September 2020 13:00 WIB 22 September 2020, 13:00 WIB

INDOZONE.ID - Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman menyebut bahwa penyaluran subsidi gaji bagi pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta, telah mencapai 94,82. Hingga tahap III penyaluran, total yang tersalurkan yakni 8.534.217 pekerja, dari total 9 juta penerima per 18 September 2020.

"Update Penyaluran Bantuan Subsidi Gaji/Upah per 18 September 2020 dari @menakertrans," kata Fadjroel melalui Instagram.

Namun, pengumuman itu justru membuat sebagian netizen bertanya-tanya, mengapa sampai sekarang mereka belum menerima.

"saya belum menerima pak subsidi ini dari tahap 1,2,3 gaji saya masih UMR.. tapi teman2 di unit saya kerja yang gajinya sama udah pada terima subsidi ini...... solusinya bagaimana ?" tanya seorang netizen.

"mau nanya .. kalau di indomaret kenapa karyawan kontraknya blum dapet yaa sampe sekarang sedangkan karyawan tetap udah pada dapet dari minggu lalu...??," tanya netizen yang lain.

"Perusahaan yg tdk membayar iuran sampai Juni berarti tidak dapat ya?" tanya yang lain pula.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan untuk pencairan tahap ke IV, pihaknya mengatakan bahwa saat ini masih dalam pemeriksaan data atau check list untuk penyaluran lebih lanjut.

"Untuk penyaluran tahap IV, kita lakukan secepatnya apabila proses  check list yang membutuhkan waktu paling lama 4 hari kerja telah selesai. Jadi, jika minggu kemarin data diserahkan ke kami pada hari Rabu, maka proses  check list maksimal selesai hari Selasa (besok)," kata Ida, dilansir dari Antara, Senin (21/9/2020).

Ada pun beberapa hal yang menjadi kendala Kemnaker dalam penyaluran subsidi gaji Rp600 ribu tersebut yaitu rekening tidak valid, rekening sudah tutup, adanya duplikasi rekening dan rekening tidak sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan(NIK).

Karena hal tersebut, Ida pun meminta agar BPJS-TK memverifikasi data rekening calon penerima untuk berkomunikasi dengan segala pemangku kepentingan. Dengan begitu, permasoalan-persoalan dalam penyaluran bantuan bisa segera terselesaikan.

Ida juga mengungkapkan bahwa penyaluran tahap II subsidi gaji untuk pekerja  sudah mulai disalurkan setelah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) selesai melakukan pemeriksaan data calon penerima.

"Alhamdulillah hari ini dari Kami di Kemnaker telah selesai melakukan check list data calon penerima subsidi tahap II. Saat ini pihak Kemnaker telah memproses ke KPPN. Kemudian ke bank penyalur dan segera dilakukan transfer kepada penerima bantuan," kata Ida pada Jumat (4/9/2020).

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US