The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Fakta Iskandar Jamaludin Raja Angling Dharma: Sering Bantu Warga, Memanusiakan Manusia
Baginda Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus, Raja Kerajaan Angling Dharma. (Foto: Istimewa)
News

Fakta Iskandar Jamaludin Raja Angling Dharma: Sering Bantu Warga, Memanusiakan Manusia

Rabu, 22 September 2021 21:55 WIB 22 September 2021, 21:55 WIB

INDOZONE.ID - Seorang pria tua bernama Iskandar Jamaludin Firdaus (82 tahun) mendadak terkenal karena disebut-sebut sebagai raja sebuah kerajaan yang dinamai Angling Dharma.

Letak 'istana' kerajaannya di Kampung Salangari, Desa Pandat, Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang, Banten.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Indozone, Iskandar Jamaludin Firdaus dikenal sebagai sosok yang baik hati dan berjiwa sosial tinggi. Ia kerap membantu warga miskin, baik dalam bentuk makanan hingga membangunkan rumah bagi warga miskin.

Orang kepercayaan Iskandar, Aki Jamil mengatakan, sejak tahun 2017, sudah 30 rumah warga miskin yang dibangunkan oleh Iskandar. Rumah-rumah itu tersebar di sejumlah kecamatan di Pandeglang, tidak terpusat di suatu lokasi.

Baginda Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus, Raja Kerajaan Angling Dharma. (Foto: Istimewa)
Baginda Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus (tengah), Raja Kerajaan Angling Dharma. (Foto: Istimewa)

Oleh para pengikutnya, Iskandar dipanggil dengan sebutan 'Baginda'.

"Beliau ini manusia yang sangat luar biasa. Saya salah satu santri baginda. Baginda itu kegiatannya semua di bidang sosial. Tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat miskin," ujar Aki Jamil kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

Atas kebaikannya, Aki Jamil bahkan menyebut Bagindanya sebagai raja yang memanusiakan manusia. Dalam membantu warga, dia tidak pernah pamrih dan membantu tanpa diminta.

"Memanusiakan manusia. Semacam contoh rumah-rumah kumuh. Beliau tidak hanya janda yang dibantu, yang masih punya suami pun yang rumahnya tidak layak beliau bangun," kata Jamil.

Gapura masuk ke halaman Kerajaan Angling Dharma. (ist)
Gapura masuk ke halaman Kerajaan Angling Dharma. (ist)

Menurut Jamil, dalam membantu warga, Iskandar menggunakan uangnya prabadi. Sebagian lainnya merupakan bantuan dari para muridnya.

"Anggaran tidak dibantu dari manapun. Tidak dari pemerintah atau sumbangan-sumbangan sebagainya. Semua murni pekerjaan Baginda. Baginda ini karena banyak santrinya di mana-mana, banyak yang peduli. Ada banyak bawa keramin dan macam-macam. Datang ke baginda," terang Jamil.

Terkait gelar raja yang disandang Iskandar, Jamil bilang itu sudah diwariskan.

"Gelar baginda itu udah dari sananya. Bukan baginda yang mau.  Pada intinya baginda itu punya hati seorang raja yang adil dan bijaksana," kata Jamil.

Istana Kerajaan Angling Dharma. (ist)
Istana Kerajaan Angling Dharma. (ist)

Adapun rumah-rumah yang dibangunkan oleh Iskandar memiliki corak dan ciri khusus.

Rumah yang dibangunkannya dicat hijau, dan di bawah atap bagian depan, terdapat tulisan 'Angling Dharma'.

Sementara di halaman istana kerajaannya sendiri, nuansa kerajaannya begitu terasa. Antara lain terdapat patung kuda putih dan spanduk elang di dekat gerbang masuk.

Pada pelataran menuju singgasana, terdapat tulisan 'Singgasana Raja' dan 'Angling Dharma Raja Wangsa Negara'. Di singgasana itulah Iskandar sering duduk bak seorang raja pada masa silam Nusantara.

Baginda Sultan Iskandar Jamaludin (tengah), Raja Kerajaan Angling Dharma. (Foto: Istimewa)
Baginda Sultan Iskandar Jamaludin (tengah), Raja Kerajaan Angling Dharma. (Foto: Istimewa)

"Tulisan itu cuma simbol yang mengandung makna yang luar biasa. Hidup kita ini hanya 'angling', men-dharma, dan berbakti kepada Yang Maha Kuasa," jelas Aki Jamil.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US