The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kasus Covid-19 Naik, Pimpinan DPR Minta Pemerintah Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (INDOZONE/Sarah Hutagaol).
News

Kasus Covid-19 Naik, Pimpinan DPR Minta Pemerintah Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka

Dievaluasi.

Selasa, 15 Juni 2021 12:41 WIB 15 Juni 2021, 12:41 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyarankan agar pemerintah menunda sementara pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut kata Dasco usai kembali naiknya kasus Covid-19 di Indonesia belakangan ini. Dengan demikian pembelajaran tatap muka yang akan dimulai bulan Juli bisa dievaluasi. 

"Kemudian mungkin ada beberapa hal rencana yang perlu dievaluasi pemerintah. Mungkin ditunda sedikit, antara lain soal kehadiran dalam anak sekolah," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Dasco menyampaikan, kebijakan pembelajaran tatap muka dibuat sebelum adanya kembali lonjakan kasus Covid-19 seperti belakangan ini. Sehingga, kata Dasco, pembukaan kembali sekolah tatap muka yang sedianya di bulan Juli dapat ditunda 2-3 bulan sambil menunggu situasi Covid-19 kembali menurun.

"Mungkin ini agak ditunda dua bulan, tiga bulan pelaksanaan sambil menunggu situasi Covid-19 yang mudah-mudahan lonjakan bisa diatasi," beber Dasco.

Sebelumnya Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada masa pandemi yang rencananya dimulai Juli 2021 harus dilakukan dengan hati-hati. 

BACA JUGA: Risiko Masuki Fase Genting Covid-19, Anies: Ini Peringatan!

Ia mendorong agar pemerintah dan seluruh pihak terkait memenuhi sejumlah persyaratan sebelum memulai pembelajaran tatap muka di sekolah.

Sebab, lanjut Puan, pembelajaran tatap muka di sekolah pada masa pandemi baru dapat dilakukan setelah rasio positif Covid-19 berada di bawah lima persen dan angka kematian akibat Covid-19 menurun. Kemudian itu, guru dan orang tua murid juga sudah divaksinasi.

“Rencana akan dimulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah tentu harus didukung, tapi harus hati-hati, dan penuhi semua syarat-syarat pencegahan penularan virus corona,” kata Puan, Selasa (15/6/2021).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Utami Evi Riyani
Harits Tryan Akhmad

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US