The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pria Ini Alami Luka Bakar karena Ponselnya Mendadak Meledak di Tas, Dibeli Tahun 2016
Ponsel terbakar di dalam tas. (Photo/Twitter/@SCMP)
News

Pria Ini Alami Luka Bakar karena Ponselnya Mendadak Meledak di Tas, Dibeli Tahun 2016

Kamis, 22 April 2021 22:53 WIB 22 April 2021, 22:53 WIB

INDOZONE.ID - Belum lama ini viral sebuah video yang memperlihatkan kejadian mengerikan dan tidak terduga. Video itu menunjukkan ponsel seorang pria yang terbakar di dalam tasnya yang terjadi di Tiongkok.

Dalam video itu, seorang pria terlihat berjalan di jalan yang sibuk ketika tasnya tiba-tiba terbakar. Dia kemudian dengan cepat melempar beban ke tanah sambil menjauh dari api.

Dilansir dari South China Morning Post, Kamis (22/4/2021) pria itu mendengar ledakan saat berjalan di jalan, segera membuang tasnya karena tiba-tiba terbakar. Dilaporkan bahwa ledakan tersebut menyebabkan lengan, rambut, dan bulu matanya hangus.

ponsel terbakar
Ponsel terbakar. (Photo/Twitter/@SCMP)

Pria tersebut telah menggunakan ponsel Samsung yang dibelinya pada tahun 2016. Ia menghadapi masalah dengan baterai perangkat tersebut, tetapi ponsel tersebut tidak dapat diisi pada saat ponsel tersebut terbakar.

Baca juga: Menolak Menjadi Kuburan, Pemerintah Spanyol Wajibkan Penggunaan Masker di Pantai

Dilansir dari SCMP, Kamis (22/4/2021), insiden itu saat ini masih diselidiki. Namun, pada tahun lalu, insiden serupa dari ponsel yang terbakar juga terjadi di India. Kemudian, seorang pria menderita luka bakar ringan setelah ponsel yang disimpan untuk mengisi daya terbakar.

Sementara itu, belum lama ini juga terjadi hal yang serupa di Hong Kong. Produk ponsel Vivo Indonesia terbakar di salah satu penerbangan kargo di apron parkir Bandara Internasional Hong Kong.

Melalui sebuah pernyataan, Vivo Indonesia telah membentuk tim khusus yang bekerja sama dengan otoritas bandara Hong Kong. Mereka akan mencari tahu penyebab palet kargo berisi ponsel Vivo Y20 yang terbakar hebat itu.

”Kami memberikan perhatian tinggi pada hal ini dan segera membentuk tim khusus untuk bekerja sama dengan otoritas lokal terkait untuk mencari tahu penyebabnya,” ujar Vivo Indonesia dalam pernyataannya, Rabu (14/4) melalui siaran pers.

Artikel Menarik Lainnya:

M. Rio Fani
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
JOIN US
JOIN US