The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sosok Pria Berjanggut Bergamis Merah Pembentak Polisi, Denny Siregar: Sejenis Teletubbies
Pria berjanggut bergamis merah yang menantang polisi di Sintang, Kalimantan Barat. (ist)
News

Sosok Pria Berjanggut Bergamis Merah Pembentak Polisi, Denny Siregar: Sejenis Teletubbies

Senin, 06 September 2021 18:31 WIB 06 September 2021, 18:31 WIB

INDOZONE.ID - Pegiat media sosial Denny Siregar turut menyoroti sosok pria berjanggut bergamis panjang warna merah yang membentak dan melawan aparat kepolisian saat peristiwa perusakan masjid dan pembakaran tempat tinggal milik jemaah Ahmadiyah di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada Jumat (3/9/2021).

Denny menilai penampilan pria berjanggut bergamis merah itu mirip Teletubbies Po.

Awalnya, Denny sempat menyebutnya Dipsy.

"Di Sintang Kalbar ternyata pelaku pembakarannya sejenis Teletubbies. Dia Dipsy," tulis Denny di Instagram.

Unggahan Denny Siregar. (Twitter)
Unggahan Denny Siregar. (Twitter)

Denny lantas mengapresiasi polisi yang sudah menetapkan 9 orang sebagai tersangka atas kasus perusakan masjid dan pembakaran rumah tersebut.

Hanya saja, Denny menyayangkan wajah mereka tidak dipampangkan.

"Tapi kenapa wajah para pelaku ga dipamerin ya.. Terutama si Po yg pake daster merah itu. Gemes gua liatnya, kayak boneka panda.

Sebelumnya, dua orang pria berjanggut terekam kamera menantang aparat kepolisian di tengah-tengah momen pengrusakan rumah ibadah dan pembakaran rumah milik jemaah Ahmadiyah di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada Jumat (3/9/2021).

Seorang dari mereka, memakai baju gamis panjang ala Arab berwarna abu-abu, terlihat menantang sejumlah polisi yang memintanya untuk mundur.

Ia bahkan terlihat sengaja membenturkan badannya ke badan seorang prajurit TNI di lokasi. Ia terlihat tidak senang karena aksinya dihalangi oleh aparat.

Pria berjanggut menantang polisi di Sintang, Kalimantan Barat. (ist)
Pria berjanggut menantang polisi di Sintang, Kalimantan Barat. (ist)

"Semua ada SOP-nya. Jangan melanggar hukum, kita sama-sama Islam. Kita sama-sama habis salat Jumat. Ya, Kita sama-sama habis salat Jumat!" ujar seorang polisi mengingatkan pria berjanggut itu.

Kemudian, seorang pria berjanggut lainnya yang mengenakan gamis warna merah, juga marah-marah kepada polisi.

"Itu mereka (Ahmadiyah) beda! Beda!" teriaknya.

Sayangnya, saat itu, aparat kepolisian tidak bersikap tegas terhadap mereka. Justru, polisi itu malah menyampaikan bahwa ia berpandangan serupa dengan pria tersebut.

"Sama! Saya juga tidak setuju dengan Ahmadiyah!" kata polisi itu.

Pria berjanggut bergamis merah itu terlihat saling adu mulut dengan aparat kepolisian dan meninggikan suaranya.

Kemudian, pria berjanggut yang bergamis abu-abu kembali datang dan mendekati polisi yang mengingatkan mereka untuk tidak bertindak kasar. Ia kemudian mengancam sambil tunjuk-tunjuk dan bertanya agama.

"Heh, Bang, abang Islam, bukan? Itu (Ahmadiyah) Islam, bukan? Itu Islam, bukan!" teriaknya tepat di wajah polisi tersebut, sembari jari telunjuknya mengarah ke arah masjid Ahmadiyah.

Sebelumnya diberitakan, pada Jumat (3/9/2021), ratusan warga dari Aliansi Umat Islam merusak masjid tempat jemaah Ahmadiyah beribadah di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Warga dari Aliansi Umat Islam merusak dan membakar masjid Ahmadiyah di Sintang. (Ist)
Warga dari Aliansi Umat Islam merusak dan membakar masjid Ahmadiyah di Sintang. (Ist)

Tidak cuma masjid, warga juga membakar sejumlah rumah milik jamaah Ahmadiyah di desa tersebut.

Sayangnya, saat perusakan dan pembakaran berlangsung, aparat kepolisian dan TNI tak mampu menghentikan tindakan warga yang intoleran tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US