The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Beredar Kabar Rombongan Rizieq dan Keluarganya Ditembak, Termasuk Cucu yang Masih Balita
Kiri: Surat FPI berisi pernyataan bahwa 6 laskarnya diculik, Kanan: Rizieq Shihab. (Ist)
News

Beredar Kabar Rombongan Rizieq dan Keluarganya Ditembak, Termasuk Cucu yang Masih Balita

Senin, 07 Desember 2020 15:09 WIB 07 Desember 2020, 15:09 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah pernyataan pers dari Front Pembela Islam (FPI) beredar luas di media sosial sebelum kabar penembakan enam pengikut Rizieq Shihab oleh polisi mencuat.

Dalam pernyataan pers itu, FPI menyampaikan informasi terkait peristiwa di tol dan posisi Rizieq Shihab. Dikabarkan mereka, bahwa ada peristiwa penghadangan dan penembakan terhadap rombongan IB HRS (Imam Besar Habib Rizieq Shihab) dan keluarga serta penculikan terhadap 6 orang laskar pengawal IB. Peristiwa itu terjadi di pintu Tol Kerawang Timur.

"Bahwa semalam IB dan keluarga termasuk cucu yg masih balita, akan menuju tempat acara pengajian subuh keluarga, sambil memulihkan kondisi. Sekali lagi ini pengajian Subuh internal khusus keluarga inti," demikian isi pernyataan pers FPI tersebut sebagaimana disalin Indozone.id tanpa mengubahnya sedikitpun.

Berikut lanjutan isi dari pernyataan pers tersebut.

Dalam perjalanan menuju lokasi pengajian Subuh keluarga tersebut, rombongan dihadang oleh preman OTK (yang kami duga kuat bagian dari operasi penguntitan dan untuk mencelakakan IB).

Para preman OTK yang bertugas operasi tersebut menghadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga.

Hingga saat ini para penghadang berhasil melakukan penembakan dan 1 mobil berisi 6 orang laskar masih hilang diculik oleh para preman OTK bertugas operasi.

Kami mohon do'a agar 1 mobil yg tertembak berisi 6 orang laskar yang diculik agar diberi keselamatan.

Dan mohon do'a juga IB HRS. Untuk lokasi IB HRS, demi alasan keamanan dan keselamatan beliau beserta keluarga, maka kami tidak bisa sebutkan.

Karena semalam jelas ada upaya penembakan terhadap rombongan beliau dan sampai saat ini masih 6 orang laskar yang hilang diculik.

Demikian pernyataan ini kami buat.

Sebelumnya diwartakan, Penembakan mati enam orang pengikut Habib Rizieq Shihab mendapat sorotan tajam dari Fadli Zon. Melalui cuitan di Twitter, Fadli mempertanyakan kenapa polisi sampai menembak mati mereka.

"Knp sampai ada tembak mati? Memangnya mereka teroris?" cuit Fadli.

Fadli pun mengingatkan pihak kepolisian untuk tidak sampai salah dalam melakukan tugas dan kewenangan, sembari meminta Kapolda Metro Jaya mengusut penembakan ini.

"Polisi jgn gegabah gunakan senjata. Sy sangat yakin Pendukung Habib Rizieq cinta damai n tak dibekali senjata. Harus diusut tuntas. Jika berlebihan, maka polisi telah melakukan abuse of power. Kapolda harus bertanggung jawab," katanya.

Penembakan 6 orang pengikut Rizieq Shihab tersebut dibenarkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Menurut Fadil, enam orang pengikut Rizieq Shihab itu ditembak mati lantaran melakukan penyerangan terhadap petugas yang sedang melakukan penyelidikan.

"Terhadap kelompok MRS yang melakukan penyerangan kepada kepada anggota dilakukan tindakan tegas dan meninggal dunia sebanyak enam orang," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Senin (7/12/2020).

Dijelaskan Fadil, penembakan tersebut berawal saat petugas menyelidiki informasi soal pengerahan massa saat hendak melakukan pemeriksaan terhadap Rizieq di Mapolda Metro Jaya.

"Ketika anggota Polda Metro Jaya mengikuti kendaraan yang diduga adalah pengikut MRS, kendaraan petugas dipepet lalu kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam," tambahnya.

Fadil mengatakan terdapat 10 orang yang melakukan penyerangan, namun setelah enam rekannya ambruk, empat orang sisanya melarikan diri.

Tidak korban jiwa maupun luka dari pihak kepolisian, hanya ada kerugian materi dari sebuah kendaraan rusak karena dipepet serta terkena tembakan dari kelompok yang melakukan penyerangan.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap penembakan tersebut dan melakukan pengejaran terhadap para pengikut Rizieq yang lain.

Artikel Menarik Lainnya:

Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US