The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mengerikan, Balita Digigit Komodo di Pulau Komodo, Tangannya Putus, Diduga Akibat Proyek
Pearawat melakukan penanganan terhadap balita 4,5 tahun yang digigit komodo (Antara)
News

Mengerikan, Balita Digigit Komodo di Pulau Komodo, Tangannya Putus, Diduga Akibat Proyek

Sabtu, 16 Januari 2021 20:49 WIB 16 Januari 2021, 20:49 WIB

INDOZONE.ID - Seorang balita berusia 4,5 tahun berinisial F, yang sedang asik asik bermain digigit seekor komodo hingga pergelangan tangannya putus, Sabtu (16/1/20210

Balita tersebut diketahui tinggal bersama orang tuanya di Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dilansir dari Antara, balita itu awalnya sedang bermain tak jauh dari ibunya sebab saat itu ayahnya tak sedang berada di rumah. Ia bermain dengan seutas tali yang di ujung tali diikat dengan botol plastik. Botol tersebut sepertinya menarik perhatian komodo.

Tiba-tiba komodo yang memang sudah berada di bawah rumah itu menggigit botol tersebut dan menariknya sehingga anak tersebut kemudian terjatuh.

Setelah jatuh, komodo tersebut langsung menyerang bocah itu dan menggigit pergelangan tangannya sehingga terputus. Tak hanya bagian tangan, Komodo yang menurutnya berukuran sedang itu juga menggigit sebagian wajah dari bocah balita tersebut.

Ibunya yang berada tak jauh dari lokasi anaknya jatuh langsung kaget karena anaknya menangis-nangis. Saat melibat anaknya sedang digigit komodo, ia langsung berteriak dan meminta tolong.

"Sempat ada perlawanan antara ibu dan Komodo itu. Setelah akhirnya karena banyak warga yang mendengar teriakan ibu dan anak itu akhirnya pada datang," kata Sekretaris Desa Komodo Ismail.

Saat Komodo itu sempat dipukul warga setempat namun akhirnya melarikan diri.

Konflik antara warga dan Komodo akhiri-akhir ini semakin sering terjadi. Pada beberapa waktu sebelumnya, sempat viral di media sosial seekor komodo tengah berjalan di dekat sebuah truk pengangkut material proyek.

Komodo tersebut diduga merasa terganggu dengan situasi pada saat itu dengan ramainya orang orang yang melakukan pengerjaan proyek yang disebut 'Jurassic Park' itu.

Foto tersebut diunggah akun Instagram @gregoriusafioma. Gregorius menyebut bahwa pemandangan tersebut benar-benar “gila” dan tak pernah dibayangkan sebelumnya bisa terjadi. ?

"Truk masuk ke dalam kawasan konservasi yang dijaga ketat selama puluhan tahun dan telah secara sistematik meminggirkan masyarakat dari akses terhadap pembangunan yg layak demi konservasi," tulisnya dalam unggahan itu.

Gregorius menduga bahwa truk tersebut adalah truk pertama yang masuk ke dalam kawasan konservasi komodo sejak komodo menjadi perhatian dunia tahun 1912.?

"Dengan santuy, orang menyaksikan dari atas truk, tanpa mereka menyadari bahwa kawasan ini telah melewati sejarah yang sangat panjang dan melibatkan narasi-narasi pengorbanan dari berbagai pihak," katanya.

Menurut Gregorius, semua cara untuk menentang rencana ini sudah dilakukan secara terhormat, baik di jalanan maupun di kantor-kantor pemerintahan.

"Namun nyatanya memang tidak didengarkan," katanya.

Gregorius menulis, pembangunan proyek tersebut berawal dari kunjungan Presiden Jokowi pada Juli 2019. Dalam kunjungan itu, tulisnya, Jokowi mengumumkan rencana pembangunan tersebut. 

"KLHK yang menjadi pengelolah TNK, hanya nurut saja kemauan presiden. ? Padahal tahun sebelumnya, beramai-ramai orang membongkar pengaplingan PT. Segara Komodo Lestari, milik David Makes (adiknya, Josua Makes, pemilik plataran komodo) di kawasan yang sama dan KLHK berkomitmen meninjau kembali ijin pembangunan dalam kawasan," katanya.

Ia pun skeptis apakah pembangunan tersebut benar-benar suatu keputusan yang terencana atau rencana yang impulsif karena momentum saja. 

"Jokowi sendiri mungkin tak banyak paham tentang konservasi komodo jika hanya mengandalkan satu-dua kali kunjungan saja," katanya.
 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Dian Gunawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US