The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tampang Profesor Yusuf Leonard Henuk yang Sandingkan Natalius Pigai dengan 'Monyet'
Tampang Profesor Yusuf Leonard Henuk yang rasis terhadap orang Papua dan Natalius Pigai. (Twitter)
News

Tampang Profesor Yusuf Leonard Henuk yang Sandingkan Natalius Pigai dengan 'Monyet'

Rabu, 27 Januari 2021 15:01 WIB 27 Januari 2021, 15:01 WIB

INDOZONE.ID - Nama guru besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) bernama Profesor Yusuf Leonard Henuk, menjadi sorotan publik akhir-akhir ini.

Ya, dia adalah guru besar USU yang belakangan kerap menyampaikan pernyataan kontroversial di media sosial. Dua yang teranyar, ia menghina orang Papua dengan sebutan 'bodoh' dan menghina mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai dengan menyandingkan foto Pigai dengan foto seekor monyet sedang bercermin.

Amatan Indozone pada akun Facebook-nya, Yusuf Leonard Henuk kerap menampakkan giginya ketika tersenyum saat difoto.

Setiap kali menulis di media sosial, ia tidak pernah taat kaidah bahasa dan sintaksis kalimat-kalimat yang ia tulis juga belepotan.

Sebelum jadi guru besar di USU, Yusuf diketahui pernah mengajar di Universitas Nusa Cendana (UNDANA) di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

ist
Ucapan terima kasih Yusuf kepada Runtung Sitepu. (Twitter)

Ia diterima pindah ke USU oleh Rektor USU Runtung Sitepu, yang akan digantikan oleh Muryanto Amin pada 28 Januari 2021.

"SUDAH SEPATUTNYA @ProfYLH-GINTING BERTERIMA KASIH BANYAK KE PROF. RUNTUNG SITEPU YANG TERIMA PINDAHAN @ProfYLH-GINTING DARI UNDANA KE @usuofficial," ungkap Yusuf di Twitter pada 23 Januari 2021.

Selain menghina Natalius Pigai dan orang Papua, Yusuf juga pernah menghina sejumlah orang dan tokoh. Antara lain ia pernah menyebut SBY dan AHY dengan kata "bodoh". Tak cuma itu, Kepala Biro Perhubungan DPP Partai Demokrat, Abdullah Rasyid, juga disebutnya bodoh.

Puncaknya, Yusuf mengunggah foto Natalius Pigai dan menyandingkannya dengan sebuah foto seekor monyet sedang bercermin pada 2 Januari 2021.

ist
Cuitan rasis Yusuf Leonard Henuk. (Twitter)

Di situ, Yusuf mengkritik Pigai yang mempertanyakan kapasitas Jenderal Hendropriyono di Indonesia. Sampa artikel ini ditulis, cuitan itu belum juga dihapusnya.

"Pace @NataliusPigai2 beta mau suruh ko pergi ke cermin lalu coba bertanya pada diri ko:"Memangnya @NataliusPigai2  punya kapasitas di negeri ini?".Pasti ko berani buktikan ke @edo751945  & membantah pernyataan @ruhutsitompul  yang tentu dapat dianggap salah," tulisnya.

Yusuf juga menghina orang Papua, dengan menyebut orang Papua bodoh. 

"Terbukti orang Papua memang bodoh soalnya orang Papua dianggap pintar seperti @NataliusPigai2 bisa dibodohi oleh si 'Lucifer' @VeronicaKoman. Semua orang Papua dikuasai 'Lucifer/Iblis' jadi merusak iman Kristiani semua. Di manakah peran gereja di Papua?' tulisnya di Twitter @ProfYLH. Namun cuitan itu telah dihapusnya.

ist
Cuitan Yusuf Leonard Henuk.

Belakangan ia memberikan klarifikasi bahwa sebutan 'bodoh' ke orang Papua itu hanya dialamatkannya kepada orang Papua yang mendukung pergerakan Veronica Koman, aktivis HAM di Papua.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US