The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kemenparekraf Siapkan Hotel untuk Tampung 14.000 Pasien OTG
Menparekraf Wishnutama. (Kemenparekraf)
News

Kemenparekraf Siapkan Hotel untuk Tampung 14.000 Pasien OTG

Bersama Kemenkes.

Jumat, 18 September 2020 13:30 WIB 18 September 2020, 13:30 WIB

INDOZONE.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pasien Covid-19 tanpa gejala (OTG) tidak diizinkan melakukan isolasi mandiri di rumah. Para pasien OTG ini wajib melakukan isolasi di fasilitas kesehatan yang telah disiapkan.

Namun seiring banyaknya kasus Covid-19 baru, beberapa fasilitas kesehatan disebut kekurangan tempat untuk menampung. Untuk itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerjasama dengan industri hotel dan Kementerian Kesehatan untuk menyiapkan akomodasi bagi pasien kasus konfirmasi tanpa gejala.

"Menyikapi arahan presiden dan hasil rapat kemarin dengan Ketua KPC PEN Bapak Airlangga Hartarto dan Menkes, Kemenparekraf akan kembali bekerja sama dengan Kemenkes dan industri Hotel untuk menyiapkan akomodasi bagi pasien Covid-19 (tanpa gejala atau gejala ringan) dan juga tenaga kesehatan untuk melakukan isolasi di hotel," kata Wishnutama Kusubandio, Kamis (17/9/2020).

Kemenparekraf menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk menyediakan akomodasi setara hotel bintang 3 dilengkapi fasilitas makan dan minum serta laundry setiap hari bagi pasien Covid-19 dan tenaga kesehatan.

Kemenparekraf juga akan berkoordinasi dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memberikan daftar rekomendasi hotel yang akan diseleksi dan disampaikan ke Kemenkes untuk membantu penilaian terkait kelengkapan fasilitas dan kesiapan protokol kesehatan.

Mulai awal pekan depan hingga Desember 2020, Kemenparekraf menyiapkan fasilitas yang dapat menampung 14.000 pasien dengan isolasi selama 14 hari per pasien. Hotel yang terpilih harus memenuhi syarat menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan Kemenkes.

"Sekali lagi, hotel yang dapat melaksanakan hal ini harus dapat melaksanakan protokol kesehatan yang sesuai dengan ketentuan Kemenkes agar tidak menciptakan klaster baru. Hotel yang nantinya dijadikan tempat isolasi mandiri untuk sementara waktu tidak diperkenankan untuk menerima tamu umum," lanjut Wishnutama.

Beberapa hotel yang menyatakan bersedia berpartisipasi adalah Yello Hotel, Ibis Hotel, Pop Hotel, Mercure Hotel, dan Novotel untuk wilayah Jabodetabek, Ibis Kuta Bali, dan Novotel Banjarbaru di Kalimantan Selatan.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Utami Evi Riyani
JOIN US
JOIN US