The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Viral Antrean Ambulans, Kapuskes TNI: Wisma Atlet Masih Bisa Terima Pasien Covid-19
Suasana di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2020). (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)
News

Viral Antrean Ambulans, Kapuskes TNI: Wisma Atlet Masih Bisa Terima Pasien Covid-19

Tingkat hunian baru 40 persen hingga 60 persen.

Rabu, 16 September 2020 19:08 WIB 16 September 2020, 19:08 WIB

INDOZONE.ID - Kepala Pusat Kesehatan TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono menegaskan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kemayoran, Wisma Atlet masih bisa menerima pasien cukup banyak karena tingkat hunian baru 40 persen hingga 60 persen. Hal ini menyikapi viralnya antrean ambulans di Wisma Atlet kemarin.

"Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kemayoran Wisma Atlet saat ini dihuni 1.740 pasien. Masih bisa menerima pasien cukup banyak," kata Tugas seperti dikutip Antara, Rabu (16/9/2020).

Dia menambahkan, pihaknya selaku koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kemayoran Wisma Atlet menyiapkan 4 menara sebagai tempat isolasi orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala dan pasien dengan gejala ringan hingga sedang.

Menurut dia, isolasi bagi pasien konfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala dilakukan di menara 5, yang tingkat huniannya baru 40 persen. Sedangkan, pasien dengan gejala ringan dan sedang dirawat di menara 6 dan menara 7 yang tingkat huniannya rata-rata 60 persen.

"Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet masih cukup untuk melayani masyarakat, khususnya yang ada di DKI Jakarta," tegasnya.

wisma atlet, pasien covid-19, virus corona, covid-19,
RSD Wisma Atlet. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)

Tugas menyatakan, perawatan pasien dengan gejala ringan dan sedang disiapkan sebagaimana fasilitas perawatan pasien pada umumnya. Dia mengaku, disiapkan dokter umum dan dokter spesialis paru yang akan melayani para pasien.

"Pelayanan yang disiapkan sudah sesuai prosedur medis untuk mempercepat pemulihan. Juga sudah disiapkan kemungkinan perawatan bila kondisi pasien memburuk sebelum dirujuk ke rumah sakit rujukan," urainya.

Para tenaga kesehatan dan tenaga pendukung, kata Tugas, bekerja bersama untuk memberikan pelayanan yang nyaman bagi pasien. Beban kerja diatur sedemikian rupa sehingga tidak terjadi kelelahan di kalangan tenaga kesehatan dan tenaga pendukung.

Sementara Koordinator Operasional Kesehatan Kodam Jaya Kolonel CKM Stefanus Dony mengatakan, terdapat 2.614 tempat tidur untuk pasien dengan gejala ringan hingga sedang dan 3.116 tempat tidur untuk isolasi positif Covid-19 tanpa gejala.

"Untuk isolasi dipersiapkan menara 4 dan menara 5. Yang difungsikan baru menara 5 karena menara 4 masih perlu perbaikan dan pemasangan instalasi untuk kenyamanan pasien," pungkas Stefanus.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US