The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Di Depan TNI-Polri, Said Aqil: Senjata Tak Ada Gunanya Kalau Bukan untuk Keadilan
Said Aqil di Polda Metro Jaya, Jakarta (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah).
News

Di Depan TNI-Polri, Said Aqil: Senjata Tak Ada Gunanya Kalau Bukan untuk Keadilan

Jangan sombong bawa senjata

Kamis, 10 September 2020 14:28 WIB 10 September 2020, 14:28 WIB

INDOZONE.ID - Ketua Umum PBNU Said Aqil dalam sambutannya di Polda Metro Jaya membicarakan persoalan kesombongan seseorang. Dia juga mengingatkan TNI-Polri terkait dengan senjata inventaris yang mereka miliki.

"Covid-19 terjadi sekarang masuk dalam koridor kehendak Allah. Tujuannya merupakan pendidikan langsung agar kita semakin cerdas demikian pula kita sadar hidup ini harus disiplin, lebih serius ini dengan Covid-19 Allah menunjukkan sebuah rahasia bahwa sesungguhnya manusia diciptakan Allah itu lemah, terbatas, bodoh," kata Aqil dalam sambutannya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Aqil mencontohkan salah satu kisah nabi yang bercerita tentang kesombongan orang kaya pada masanya. Dia menyebut orang kaya itu pada akhirnya akan hancur.

"Dulu ada satu contoh orang kaya raya zaman Nabi Musa namanya Qorun, kaya, kikir, pelit tidak peduli sosial. Di situ tuhan menjawab 'sadar nggak saya mampu habisi orang-orang yang lebih kuat dari dia dan lebih kaya dari dia. Tidak lama Qorun mati dan hartanya dimusnahkan oleh allah," beber Aqil.

Lebih jauh Aqil mengingatkan masyarakat termasuk anggota TNI-Polri agar tidak ada yang mengikuti jejak Qorun. Dia menyebut semua yang dimiliki manusia termasuk alutsista senjata tidak akan berguna jika tidak digunakan untuk kebaikan.

"Pelajaran buat kita semua bahwa ternyata harta, materi, senjata tidak ada gunanya kalau tidak untuk menegakkan keadilan. Secara bersamaan kalau hanya diumbar demi melampiaskan hawa nafsunya, intresnya, egonya maka ancaman tuhan sudah jelas sekali," kata Aqil.

Selain itu, di hadapan TNI-Polri, Aqil menyebut NU siap membantu TNI-Polri untuk mendisiplinkan masyarakat NU agar tertib menerapkan protokol kesehatan. Tujuannya tentu untuk menekan angka penyebaran virus corona.

"Saya siap Pak Wakapolri, saya siap dari NU kerjasama memberi peringatan ke warga NU agar disiplin, pakai masker, hentikan kegiatan berkumpul," pungkas Aqil.
 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
M Fadli
Samsudhuha Wildansyah
JOIN US
JOIN US