The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kembali Dipolisikan, Habib Bahar: Jangankan Satu Dua Laporan, Seribu Laporan Saya Hadapi
Habib Bahar bin Smith. (photo/ANTARA FOTO)
News

Kembali Dipolisikan, Habib Bahar: Jangankan Satu Dua Laporan, Seribu Laporan Saya Hadapi

Selasa, 21 Desember 2021 18:40 WIB 21 Desember 2021, 18:40 WIB

INDOZONE.ID - Pendakwah Habib Bahar bin Smith angkat bicara terkait dirinya yang dipolisikan atas dugaan ujaran kebencian terhadap Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

Pernyataan Habib Bahar dibacakan oleh Ahli Hukum Tata Negara, Refly harun dalam kanal YouTube-nya. Habib Bahar dalam pesannya mengaku siap menghadapi laporan yang ada.

"Saya sudah biasa dilaporkan Bang Refly, dari zaman SBY sampai sekarang, jangankan satu dua laporan, seribu laporan pun tetap bakal saya hadapi sebagai warga negara yang taat hukum," ujar Habib Bahar dalam pesan tertulis pada Refly Harun, seperti dikutip INDOZONE, Selasa (21/12/2021).

Habib Bahar mengatakan bahwa ia bermaksud untuk mengingatkan soal kemurtadan. Ia juga meminta pihak-pihak untuk jangan asal bicara jika tak paham agama.

"Saya bilang awas itu bisa terjerumus ke dalam kemurtadan, karena murtad ada tiga salah satunya murtad karena perkataan, kalau tidak paham agama lebih baik diam, jangan sok tahu. Urus saja teroris OPM. Kritik saya ke Dudung itu sal tuhan kita bukan orang Arab," ujarnya pada Refly Harun.

"Tapi saya sampaikan juga pada jemaah yang hadir kalau ada kebijakan Dudung yang baik ya kita ambil, jangan kita hilangkan," tambahnya.

Dalam pernyataan tertulisnya yang dibacakan oleh Refly Harun, Habib Bahar menyebut siapapun akan ia lawan kesalahannya tanpa terkecuali meskipun itu adalah ayah kandungnya sendiri.

"Salah ya saya bilang salah lah, benar ya saya bilang benar. Jangankan Dudung, pejabat atau penguasa, andaikan bapak kandung saya salah, tidak saya benarkan dan akan saya lawan kesalahannya," tegas Habib Bahar.

Lebih lanjut, Habib Bahar menegaskan jika dirinya tak ada membahas TNI atau Polri secara institusi. Namun ia hanya bicara soal para elit yang mengeluarkan kebijakan yang salah.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Victor Median
JOIN US
JOIN US