The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cerdaskan SDM, Satgas TNI Bimbing Belajar Anak di Perbatasan RI-PNG
Personel Satgas Pamtas Yonif 131/Brs berikan bimbingan belajar bagi anak-anak di perbatasan RI-PNG sebagai wujud nyata kepedulian TNI mencerdaskan generasi muda orang asli Papua di wilayah paling Timur NKRI. (Antara/HO-Pendam XVII/Cenderawasih)
News

Cerdaskan SDM, Satgas TNI Bimbing Belajar Anak di Perbatasan RI-PNG

Sabtu, 19 Juni 2021 09:20 WIB 19 Juni 2021, 09:20 WIB

INDOZONE.ID - Personel TNI Satgas Pamtas Yonif 131/Brs Pos Skofro Baru memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak yang berada di Kampung Kufu Distrik Arso Timur, Keerom. Hal tersebut dilakukan dalam rangka ikut mencerdaskan pendidikan sumber daya manusia siswa di daerah perbatasan RI-Papua Nugini.

Komandan Pos Skofro Baru Yonif 131/Brs Letda Inf Ari Suseno dalam keterangan, Sabtu (19/06), menjelaskan bahwa lokasi Kampung Kufu jauh dan terpencil karena geografis daerahnya berada di ujung perbatasan Indonesia-Papua kurang lebih 3 Km dari perbatasan kedua negara tersebut sehingga belum tersentuh pendidikan dengan baik.

"Akses masuk ke kampung ini pun sangat sulit dijangkau oleh kendaraan. Keadaan ini yang membuat anak-anak di Kampung Kufu menjadi kurang mendapat perhatian khususnya di bidang pendidikan," ungkap Danpos Skofro Baru Yonif 131/Brs Letda Inf Ari Suseno, seperi dilansir Antara.

Ia mengatakan bahwa kegiatan menggelar bimbingan belajar anak-anak di Kampung Kufu dilaksanakan di dalam Pos Skofro baru, hal ini sebagai wujud rasa tanggung jawab dalam membantu meningkatkan taraf pendidikan anak-anak Kampung Kufu.

Sebelum belajar anak-anak diberikan perlengkapan alat tulis seperti buku dan pensil. Bimbingan belajar ini diberikan dalam mengisi waktu luang anak-anak sekolah dengan hal yang bermanfaat khususnya mengulas kembali pelajaran yang mereka terima di sekolah,” kata Danpos Letda Inf Ari.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa pelaksanaan bimbingan belajar tersebut bertujuan untuk menumbuhkan budaya belajar bagi anak-anak usia dini, terutama di bangku sekolah dasar (SD).

"Mudah-mudahan bimbingan belajar yang diberikan ini makin memudahkan anak-anak untuk memahami pelajaran yang mereka terima di sekolahnya, juga kepada anak yang belum bisa membaca dapat perlahan mulai bisa membaca dengan mengajarinya dengan sabar,"ujarnya.

TAG
Zal
Zal

Zal

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US