The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sadar Warga Rindu Keluarga Tapi Tetap Larang Mudik Lebaran, Ini Pembelaan Jokowi
Presiden Jokowi (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
News

Sadar Warga Rindu Keluarga Tapi Tetap Larang Mudik Lebaran, Ini Pembelaan Jokowi

Sabtu, 17 April 2021 10:18 WIB 17 April 2021, 10:18 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Jokowi mengungkap dua alasan kenapa pemerintah memutuskan melarang masyarakat melakukan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 yang berlaku pada 6-17 Mei 2021.

Alasan pertama adalah karena pada 2020 terjadi tren kenaikan kasus setelah empat kali libur panjang.

"(Kenaikan kasus) pertama saat libur Idul Fitri tahun lalu terjadi kenaikan kasus harian hingga 93 persen dan terjadi tingkat kematian mingguan hingga 66 persen," ungkap Jokowi, dikutip Sabtu (17/4/2021).

Kenaikan kasus Covid-19 kedua terjadi saat libur panjang pada 20-23 Agustus 2020 dimana terjadi kenaikan kasus harian sampai 119 persen dan tingkat kematian mingguan meningkat hingga 57 persen.

"Ketiga terjadi saat libur panjang 28 Oktober sampai 1 November 2020 yang menyebabkan terjadi kenaikan kasus harian Covid-19 sampai 95 persen dan kenaikan tingkat kematian mingguan sampai 75 persen," tutur Presiden.

Kenaikan kasus keempat terjadi saat libur akhir tahun pada 24 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021 yang mengakibatkan kenaikan jumlah kasus harian yaitu mencapai 78 persen dan kenaikan tingkat kematian mingguan sampai 46 persen.

"Pertimbangan lain adalah kita harus menjaga tren menurunnya kasus aktif di indonesia dalam dua bulan ini yang menurun dari 176.672 kasus pada 5 Februari 2021 dan pada 15 April 2021 menjadi 108.032 kasus," ungkap Presiden.

"Kita pernah mengalami 14 ribu hingga 15 ribu kasus per hari pada Januari 2021, tapi kini berada di kisaran 4.000-6.000 kasus per hari," tutur Presiden.

Tren kesembuhan pasien Covid-19 juga mengalami peningkatan. Oleh karena itu, pemerintah ingin menjaga momentum yang baik dan akhirnya memutuskan melarang seluruh masyarakat Mudik Lebaran.

"Saya mengerti kita semua pasti rindu sanak-saudara pada saat seperti ini, apalagi di Lebaran nanti tapi mari kita utamakan keselamatan bersama dengan tidak mudik ke kampung halaman. Mari kita isi Ramadhan dengan ikhtiar memutus rantai penularan wabah demi keselamatan seluruh sanak saudara kita, diri kita dan seluruh masyarakat," tutup Presiden.

Artikel Menarik Lainnya:

Zega
Zega

Zega

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US