The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Lelang Palsu Perempuan Muslim, Wanita 18 Tahun Asal India Ditangkap
Ilustrasi transaksi pelelangan perempuan. (Freepik)
News

Lelang Palsu Perempuan Muslim, Wanita 18 Tahun Asal India Ditangkap

Lecehkan perempuan muslim.

Rabu, 05 Januari 2022 14:41 WIB 05 Januari 2022, 14:41 WIB

INDOZONE.ID - Seorang wanita berusia 18 tahun asal India ,ditangkap karena mengembangkan situs lelang palsu yang menjual perempuan muslim. Ini menjadi penangkapan kedua dalam kasus tersebut, setelah seorang mahasiswa teknik berusia 21 tahun telah ditahan sebelumnya.

Polisi menduga dia bersama rekannya membuat dan menjalankan aplikasi Bulli Bai. Aplikasi ini dibuat di GitHub, sebuah platform pengkodean yang berbasis di San Francisco.

Mengutip BBC, Rabu (5/1/2022) wanita yang ditangkap bernama Shweta Singh. Namanya muncul setelah polisi menahan pelaku sebelumnya, Vishal Kumar.

"Beberapa orang lagi telah ditahan untuk diinterogasi. Kami akan menyelidiki kasus ini sampai akhir," kata Satej Patel, Menteri Dalam Negeri Junior Maharashtra.

Situs web tersebut disebut Bulli Bai, sebuah bahasa gaul yang menghina Muslim India. Meski tidak pernah terjadi penjualan, situs dibuat untuk melecehkan perempuan muslim.

Setidaknya ada lebih dari 100 foto perempuan Muslim terkemuka India yang tampil di situs tersebut. Beberapa di antaranya dari kalangan artis, jurnalis, aktivis, hingga seorang berusia 65 tahun, seorang ibu siswa di India yang hilang.

Baca juga: Seorang ASN di Jakarta Ajukan Gugatan Ketentuan Presidential Threshold 20 Persen ke MK

Seorang pejabat polisi senior yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada The Indian Express, empat akun Twitter digunakan untuk mengunggah foto di media sosial, tiga di antaranya ditangani oleh Shweta Singh.

Menteri Informasi dan Teknologi India Ashwini Vaishnaw mengatakan, GitHub telah memblokir pengguna yang mengunggah ke aplikasi tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan badan siber untuk melakukan tindakan lebih lanjut.

Sementara seorang juru bicara GitHub mengatakan, perusahaan mereka telah menangguhkan akun pengguna setelah penyelidikan laporan aktivitas, "yang semuanya melanggar kebijakan kami".

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Gema Trisna Yudha
Rachmat Fahzry
JOIN US
JOIN US