The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati, Penjara Seumur Hidup atau Selama-lamanya 20 Tahun
Irjen Pol Ferdy Sambo. (Facebook/Rohani Simanjuntak)
News

Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati, Penjara Seumur Hidup atau Selama-lamanya 20 Tahun

Membuat skenario

Selasa, 09 Agustus 2022 20:19 WIB 09 Agustus 2022, 20:19 WIB

INDOZONE.ID - Polri sudah secara resmi menetapkan Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J. Polri sendiri menerapkan pasal berlapis terhadap Sambo dengan dengan ancaman hukuman hingga hukuman mati.

"Dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Pol Agus Andrianto dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Irjen Sambo, Brigadir RR dan KM dikenakan pasal yang sama. Mereka dikenakan pasal berlapis.

"Penyidik menerapkan Pasal 340 subsider 338 juncto Pasal 55, Pasal 56 KUHP," beber Agus.

Berikut isi pasal yang diterapkan ke Irjen Sambo:

Pasal 340 KUHP:

Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

Pasal 338 KUHP:

Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.

Baca Juga: Quartararo Ungkap Penyebab Gagal Bersinar di GP Inggris: Semua Ini karena Ban

Pasal 55 KUHP Ayat 1:

Dipidana sebagai pelaku tindak pidana:

1. mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan.

2. mereka yang dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat, dengan kekerasan, ancaman atau penyesatan, atau dengan memberi kesempatan, sarana atau keterangan, sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan.

Pasal 55 KUHP Ayat 2:

Terhadap penganjur, hanya perbuatan yang sengaja dianjurkan sajalah yang diperhitungkan, beserta akibat-akibatnya.

Pasal 56 KUHP:

Dipidana sebagai pembantu kejahatan:

1. mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan.

2. mereka yang sengaja memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Rachmat Fahzry
Samsudhuha Wildansyah
JOIN US
JOIN US