Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Dijerat Pasal Penipuan
Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat (Twitter/@parida_not)
News

Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Dijerat Pasal Penipuan

Rabu, 15 Januari 2020 10:03 WIB 15 Januari 2020, 10:03 WIB

INDOZONE.ID - Belakangan ini, netizen dibuat heboh dengan kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo. Video kirab budaya Keraton Agung yang beredar di media sosial menjadi perbincangan netizen.

Kabar terbarunya, Raja dan Permaisuri Keraton Agung, Totok Santosa dan Dyah Gitarja, ditahan oleh Polda Jawa Tengah. Polisi melakukan penahanan pada Selasa malam (14/1/2020).

Penangkapan tersebut didasarkan atas keresahan masyarakat akibat kehadiran keraton di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo itu.

Totok dan Fanni dijerat UU Nomor 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta pasal 378 KuHP tentang penipuan. Sejumlah barang bukti disita, termasuk dokumen yang diduga dipalsukan pelaku.

Keraton Agung Sejagat mulai dikenal publik setelah mereka mengadakan Wilujengan dan Kirab Budaya, yang dilaksanakan dari hari Jumat (10/1/2020) hingga Minggu (12/1/2020).

Ritual yang diadakan itu pun menarik perhatian publik. Berdasarkan informasi, pengikut dari Keraton Agung Sejagat ini mencapai sekitar 450 orang.

Penasihat Keraton Agung Sejagat, Resi Joyodiningrat, menegaskan bahwa Keraton Agung Sejagat bukan aliran sesat seperti yang dikhawatirkan oleh masyarakat. Menurut dia, Keraton Agung Sejagat adalah kerajaan yang muncul karena telah berakhir perjanjian 500 tahun yang lalu antara Majapahit dengan Portugis.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU