The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

McDonald's Sarinah 'Bukan' yang Pertama, Penutupannya Alihkan Simpati untuk Korban Corona
McDonalds Sarinah, Thamrin, Jakarta (Dok. McDonalds Indonesia)
News

McDonald's Sarinah 'Bukan' yang Pertama, Penutupannya Alihkan Simpati untuk Korban Corona

Senin, 11 Mei 2020 09:33 WIB 11 Mei 2020, 09:33 WIB

INDOZONE.ID - Gerai restoran cepat saji McDonald's yang berada di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, resmi tutup permanen sejak 10 Mei 2020, pukul 22.05 WIB. Penutupan gerai tersebut pun disambut sedih oleh banyak netizen di media sosial.

McDonald's Sarinah memang merupakan gerai yang pertama kali dibuka di Indonesia, yaitu tepatnya pada 23 Februari 1991. Namun, gerai restoran cepat saji asal Amerika Serikat tersebut pernah tutup pada 1 Oktober 2009 dan digantikan oleh restoran cepat saji yang lain, yakni Toni Jack’s.

Akan tetapi, Toni Jack's di Sarinah tidak bertahan lama. Tak sampai dua tahun beroperasi, Toni Jack's tutup karena bangkrut dan kembali digantikan oleh McDonald's pada tahun 2011, tepatnya 14 Februari.

Jika berangkat dari waktu pembukaan kembali tersebut, maka McDonald's Sarinah bukan lagi yang pertama, tetapi yang ke-112. Adapun sekarang, di seluruh Indonesia ada 200 gerai McDonald's.

Tak cuma itu, sebagai restoran yang menyediakan hamburger, McDonald's diduga juga bukan yang pertama. Profesor Kajian Indonesia pada Universitas Monash, Melbourne, Ariel Heryanto baru-baru ini mengunggah potongan gambar surat kabar yang memberitakan bahwa American Hamburger lebih dulu hadir ketimbang McDonald's, persisnya di Jakarta dan Surabaya pada tahun 1970-an.

Pada gambar surat kabar itu dikatakan bahwa gerai American Hambuger dibuka di Jalan Melawai IV Kebayoran Baru, Jakarta. Sedangkan cabangnya berada di Surabaya, tepatnya di Wijaya Shopping Center, Jalan Kranggan.

Facebook
Potongan gambar surat kabar yang memberitakan soal kehadiran hamburger di Indonesia di tahun 1970-an. (Foto: Facebook/Ariel Heryanto)

'Rebut' Simpati Publik dari Korban COVID-19

Pada unggahannya yang lain, Ariel juga mengkirik sikap netizen Indonesia yang menurutnya malah lebih bersimpati pada penutupan gerai McDonald's Sarinah ketimbang terhadap korban COVID-19.

Hal itu menurutnya, menunjukkan bahwa kapitalisme sukses membina identitas dan kenikmatan masyarakat untuk merasa ikut memiliki dan mencintai bagian dari sistem tersebut.

"Penutupan McDonald's Sarinah (JKT) mungkin mengalahkan simpati publik pada gugurnya pekerja kesehatan melawan wabah c-19. Banyak kritik yang sesat pada kapitalisme, karena hanya mempersoalkan modal, oligarki, buruh dan laba. Yang diabaikan adalah sukses kapitalisme dalam membina identitas dan kenikmatan massa untuk merasa ikut memiliki dan mencintai bagian2 dari sistem itu," tulis Ariel di dinding Facebook-nya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US