The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ramai Isu Laptop Pelajar dari Pemerintah, Netizen Heran Harga Rp10 Juta tapi HD 32 GB
Ilustrasi laptop (Antara).
News

Ramai Isu Laptop Pelajar dari Pemerintah, Netizen Heran Harga Rp10 Juta tapi HD 32 GB

Jadi trending topic.

Jumat, 30 Juli 2021 11:18 WIB 30 Juli 2021, 11:18 WIB

INDOZONE.ID - Spesifikasi laptop yang diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk pelajar menjadi viral. Hal tersebut dikarenakan spesifikasi yang tidak sesuai dengan anggaran harga per unitnya.

Sebagaimana diketahui Mendikbud Nadiem Makarim menganggarkan Rp2,4 triliun untuk pengadaan 240 laptop. Itu berarti masing-masing harga laptop dibanderol dengan harga Rp10 juta.

Namun yang jadi pertanyaan ialah spesifikasi dari laptop yang diberikan ternyata jauh di bawah harga per unitnya. 

Baca Juga: Ini Spesifikasi Laptop Rp10 Juta untuk Pelajar dari Kemendikbud yang Tuai Kontroversi

Belum jelas laptop jenis-jenis apa saja yang dibeli pemerintah. Namun, besar kemungkinan adalah tipe Chromebook. 

Di Twitter, beredar spesifikasi laptop yang akan diberikan pada pelajar. Laptop tersebut bertipe Chromebook dengan HD 32 GB yang diperkirakan tak sampai harga Rop10 juta, namun di bawah Rp 5 juta.

"Bener2 emosi memuncak melihat "Laptop merah putih" seharga 10 juta yang akan dibeli pemerintah, ternyata hanya spesifikasi Chrome Book. Bahkan sebuah chrome Book Baru harganya Gak sampe 5 juta. Gede amat selisih harganya!!" tulis akun Twitter @rasjawa.

Banyak netizen yang mengomentari postingan spek laptop tersebut. Ada yang menyebut jika dengan harga Rp10 juta tentu spesifikasi laptop yang akan diberikan sangat jomplang. Bahkan 32 GB masuk menjadi trending topic.

"diketawain vivobook gw 8jt hasil nyicil 6bln wkwkwk 
mana udah bisa main fifa 21, pes 21, gta v, nba 2k21, wwe 2k20," tulis salah satu netizen.

Kemendikbud Ristek pun mengklarifikasi bahwa laptop yang dimaksudkan oleh Nadiem adalah paket TIK, bukan cuma laptop. Anggaran juga akan dipakai membeli router, connector, printer dan scanner.

Jumlah unit yang diterima sekolah akan berbeda-beda, tergantung permintaan. Anggaran Rp2,4 T akan ditransfer ke daerah, lalu pemda yang akan belanja paket laptop melalui e-katalog, sehingga dipastikan transparan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Lanjar Wiratri
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US