The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Seorang Petani di Lampung Tewas Diserang Puluhan Gajah Liar Way Kambas
Ilustrasi gajah. (photo/Pexels/Rachel Claire/ilustrasi)
News

Seorang Petani di Lampung Tewas Diserang Puluhan Gajah Liar Way Kambas

Senin, 01 November 2021 18:45 WIB 01 November 2021, 18:45 WIB

INDOZONE.ID - Sutikno (55) warga Desa Tegal Yoso Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur tewas di kebun jagungnya akibat diserang puluhan ekor gajah liar dari hutan Taman Nasional Way Kambas.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/10) petang. Saat itu korban bersama rekan-rekannya berjaga di ladang lantaran beberapa hari terakhir, kawanan gajah liar masuk ke perladangan dan memakan tanaman warga.

Tiba-tiba datang sekawanan gajah liar menyerang Sutikno dan kawan-kawan. Kawanan gajah liar tersebut menginjak-injak tubuh Sutikno hingga tewas.

Jenazah Sutikno ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB, kata Camat Purbolinggo Amir Hamsah di Lampung Timur, Senin (1/11).

"Ada serombongan gajah sekitar 24 atau 30 ekor, masuk areal perkebunan, warga kemudian menghalau mereka. Mungkin pak Sutikno ini terjebak, lalu diserang gajah-gajah," jelas Amir Hamsah menjelaskan riwayat kejadiannya dikutip dari ANTARA.

Baca juga: Bikin Mewek, Viral Kisah Pilu Ibu 'Dibuang' Tiga Anaknya ke Panti Jompo karena Sibuk

Menurut dia, Sutikno mengalami banyak luka berat akibat serangan gerombolan gajah liar Way Kambas.

"Kaki kirinya patah dan tulangnya remuk, kaki kanan patah, kulit mengelupas, dada memar karena terinjak-injak, kepala memar, tulang pinggang patah," ungkapnya.

Menurut Amir Hamsah, jenazah Sutikno telah dikebumikan Senin pagi ini.

Bupati Lampung Timur Dawam Raharjo pun datang bertakziah. Dinas Sosial Lampung Timur juga memberikan bantuan sejumlah uang tunai untuk meringankan musibah keluarga Sutikno.

"Pak Bupati hadir dalam prosesi pemakaman, pasca kejadian ini bapak bupati akan berkoordinasi dengan pihak Balai Taman Nasional Way Kambas supaya dibangun kanal gajah antara perkebunan dan hutan Way Kambas," ujarnya lagi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US