The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gempa Bumi Berkekuatan M 6,0 Guncang Tapanuli Utara, Seorang Warga Meninggal Dunia
lustrasi gempa (Antara)
News

Gempa Bumi Berkekuatan M 6,0 Guncang Tapanuli Utara, Seorang Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 01 Oktober 2022 10:32 WIB 01 Oktober 2022, 10:32 WIB

INDOZONE.ID - Gempa berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada Sabtu (1/10/2022) dini hari. Akibat dari gempa itu, satu orang meninggal dunia.

"Seorang warga meninggal dunia dalam kejadian gempa bumi magnitudo 6.0 yang mengguncang wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara," Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam siaran pers, Sabtu (1/10/2022).

Dikatakan Abdul, Pusat gempa bumi itu berada pada posisi 2.13 LU - 98.89 BT di kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami. Sejauh ini berdasarkan laporan yang diterima pijaknya beberapa warga yang mengalami luka di bagian kepala dan sudah mendapatkan perawatan yang intensif.

"Adapun kerusakan maupun keseluruhan korban luka dan lainnya masih dalam proses pendataan lebih lanjut oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama lintas instansi terkait," paparnya.

Menurut Abdul, gempa bumi M 6.0 Tapanuli Utara menurut rangkuman data per pukul 06.00 WIB telah diikuti gempa susulan di atas M 5.0 hingga dua kali. Adapun yang pertama gempa bumi  berkekuatan M 5.1 pada pukul 02.50 WIB pada kedalaman 10 kilometer dan berada di posisi 2.05 LU - 98.99 BT.

Baca Juga: Suasana Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Dipimpin Presiden Jokowi

Gempa bumi susulan berikutnya terjadi selang 47 menit kemudian atau pukul 03.37 WIB. Gempa bumi tersebut berkekuatan M 5.0 pada kedalaman 10 kilometer dan berpusat di 2.03 LU - 98.97 BT. Rentetan gempa bumi di atas dirasakan sedang hingga kuat selama 3-5 detik di beberapa wilayah kabupaten mulai dari Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Tapanuli Tengah, Labuhan Batu Utara dan Kota Medan.

"Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan dan Toba melaporkan masyarakat sempat panik dan berhamburan keluar rumah. Sesaat setelah terjadi gempa bumi, listrik padam," jelasnya.

Sebagai bentuk antisipasi masyarakat terhadap potensi dan ancaman bencana yang dapat ditimbulkan oleh gempabumi, Abdul mengajak masyarakat agar tidak perlu panik namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi gempabumi susulan.

Baca Juga: Putri Candrawathi Ditahan, Anggota DPR: Keputusan yang Ditunggu Publik

"BNPB juga mengimbau agar masyarakat dapat memastikan jalur evakuasi keluar dari rumah tidak terhalang oleh benda dengan ukuran besar seperti lemari, meja, kulkas dan sebagainya," imbaunya.

"Khusus bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, perhatikan apabila terjadi gempabumi yang berlangsung lebih dari 30 detik, maka diharapkan untuk segera menuju ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kemungkinan terajadinya tsunami," tambahnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US