The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Giliran Jokowi Tegaskan Dukungan Buat Palestina di Sidang PBB, 'Untuk Dapatkan Hak-haknya'
Cuplikan video Presiden Jokowi saat berpidato secara virtual untuk sidang majelis umum PBB, Selasa (22/9/2020).
News

Giliran Jokowi Tegaskan Dukungan Buat Palestina di Sidang PBB, 'Untuk Dapatkan Hak-haknya'

Rabu, 23 September 2020 16:46 WIB 23 September 2020, 16:46 WIB

INDOZONE.ID - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali menggelar sidang majelis umum.

Pada sidang ke-75 ini, penyampaian pandangan para pimpinan tinggi negara dilakukan secara virtual akibat pandemi COVID-19.

Demikian juga dengan Presiden Joko Widodo. Pada pidatonya, Presiden Jokowi turut menyinggung persoalan di Palestina.

Dia menyatakan bahwa Indonesia akan tetap mendukung negara tersebut memeroleh hak-haknya.

Awalnya, Presiden Jokowi menjelaskan posisi Indonesia dalam upaya perdamaian dunia sesuai ajaran bapak bangsa, Soekarno.

Indonesia juga berperan penting dalam penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika pada 1955 silam.

Dari sederet negara yang menghadiri konferensi tersebut, hanya Palestina yang sampai saat ini tak kunjug merasakan kemerdekaan.

Dia pun menyatakan bahwa dukungan Indonesia akan terus mengalir buat Palestina.

"Palestina adalah satu-satunya negara yang hadir di Konferensi Bandung yang sampai sekarang belum menikmati kemerdekaannya. Indonesia terus konsisten memberikan dukungan bagi Palestina untuk mendapatkan hak-haknya," kata Presiden Jokowi, Selasa (22/9/2020).

Selain Jokowi, negara yang turut memberi perhatian terhadap Palestina dalam Sidang Majelis Umum Ke-75 PBB ini adalah Turki.

Bahkan, Duta Besar Israel Gilad Erdan meninggalkan ruangan sidang di New York, Amerika Serikat, saat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan pidatonya secara virtual.

Tepatnya saat Erdogan habis-habisan kebijakan Israel yang dianggap "penindasan, kekerasan dan intimidasi" Israel terhadap Palestina.

Dilansir dari kantor berita Turki Anadolu Agency, Erdogan mengkritik 'tangan kotor' Zionis yang menyentuh tanah Yerusalem.

Tempat tersebut diketahui rumah suci bagi tiga agama besar. Erdogan menyebut kebijakan Israel semakin berani.

“Rakyat Palestina telah menolak kebijakan penindasan, kekerasan dan intimidasi Israel selama lebih dari setengah abad,” ujar Erdogan dikutip dari Anadolu Agency.

“Ketika sertifikat penyerahan (Yerusalem oleh AS), yang coba diterapkan terhadap Palestina atas nama 'Kesepakatan Abad Ini' ditolak, kali ini Israel mempercepat upayanya untuk menaklukkan benteng dari dalam dengan bantuan sekutunya,” sambung Erdogan.

Erdogan menegaskan, Turki tidak akan mendukung rencana apa pun tanpa mendapat persetujuan dari rakyat Palestina.

Tonton video pidato Presiden Jokowi di bawah ini:

Artikel Menarik Lagi:


 

TAG
Nanda Fahriza Batubara

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US