The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kasus Editor Metro TV Tewas, Polisi: Masih Dugaan antara Dibunuh atau Bunuh Diri
Ilustrasi pembunuhan. (INDOZONE)
News

Kasus Editor Metro TV Tewas, Polisi: Masih Dugaan antara Dibunuh atau Bunuh Diri

Sebatas analisa.

Selasa, 14 Juli 2020 08:47 WIB 14 Juli 2020, 08:47 WIB

INDOZONE.ID - Polisi menyebut ada dua dugaan pihaknya terkait kasus tewasnya Editor Metro TV, Yodi Prabowo yang ditemukan dengan luka tusukan di leher dan dada. Dua dugaan itu antara lain dugaan keterkaitan Yodi yang sengaja dibunuh atau memang sengaja bunuh diri.

Hal itu diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Irwan Santoso. Irwan menyebut dugaan itu masih sebatas analisa awal dari pihaknya.

"Intinya kami ada dua, apakah itu ada pelakunya sehingga korban meninggal dunia atau dengan dirinya sendiri sehingga menyebabkan meninggal dunia. Itu sementara yang kami bisa sampaikan analisa awal," kata AKBP Irwan kepada wartawan, Selasa (14/7/2020)

Irwan mengatakan pihaknya masih membutuhkan pembuktian-pembuktian yang valid prihal dugaan tersebut. Polisi juga masih mendalami prihal kasus tersebut.

"Artinya kami masih dalam proses pendalaman-pendalaman yang menurut kami perlu, penting dalam rangka proses pembuktian," papar Irwan.

Lebih jauh Irwan mengatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan para saksi terkait kasus ini. Begitupula barang bukti yang ditemukan polisi masih dalan tahap penyelidikan.

"Kami menemukan barang bukti itu informasi, itu setelah tiga hari. Jadi kami temukan di TKP itu lah yang kami temukan kemudian kami uji dengan lab forensik dan saat ini semua barang bukti itu kami upayakan secara penyidikan proses administrasi secara ilmiah kami meminta bantuan laboratorium forensik untuk menentukan apa saja yang sekiranya menjadi petunjuk buat kami dalam rangka proses penyelidikan," bebernya.

Seperti diketahui, Editor Metro TV, Yodi Prabowo ditemukan tewas penuh luka di pinggir Jalan Tol Jorr Ulujami. Sebelum ditemukan tewas, Yodi sempat hilang tanpa kabar selama tiga hari.

Polda Metro Jaya sebelumnya sudah mengungkap hasil otopsi jasad korban. Hasilnya terdapat dua luka tusukan benda tajam yang posisinya sangat fatal yakni di leher hingga merobek leher dan di dada yang menusuk hingga menembes iga dan paru-paru korban.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
Yulia Marianti
Samsudhuha Wildansyah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US