The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Polisi Sebut Narkoba Jenis Baru yang Digunakan Selebgram Syiva Mengandung Zat Mematikan
Kiri: Konferensi pers penangkapan selebgram di Bali karena kasus narkotika, Polresta Denpasar, Bali, Senin (25/01/2021). (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2021). Kanan: Syiva Angel. (photo/Instagram/@syivangel)
News

Polisi Sebut Narkoba Jenis Baru yang Digunakan Selebgram Syiva Mengandung Zat Mematikan

Senin, 25 Januari 2021 21:43 WIB 25 Januari 2021, 21:43 WIB

INDOZONE.ID - Polresta Denpasar, Bali menangkap seorang selebgram asal Jakarta bernama Syiva Angel (23).

Ia ditangkap bersama dengan tiga temannya Johki (24), Ravee (21) dan Allyssa (20) karena menggunakan narkoba berbahaya jenis baru yaitu P-Flouro Fori seberat 1,90 gram.

Polisi menyebut jenis narkoba tersebut mengandung zat yang mematikan.

"BB (barang bukti)-nya adalah ini narkoba jenis baru. Ini yang tadi sangat mematikan. Ini kita sayangkan sekali, mudah-mudahan dengan proses hukum ini, ya tujuan kuta untuk mengubah sehingga dia bisa berubah ke jalan yang lebih baik lagi," ujar Kapolresta Denpasar Kombes Jensen Avitus Panjaitan kepada wartawan saat jumpa pers, Senin (25/1/2021).

Seperti yang diketahui Syiva Angel dibekuk bersama temannya di sebuah vila di Badung, Bali.

Saat penangkapan, polisi menggeledah vila tempat Syiva Angel cs menginap.  Polisi menemukan P-FLuoro Fori sebanyak 4 butir tablet, dan 3 pecahan dengan berat bersih 1,90 gram.

Polisi kini mendalami dari mana barang haram tersebut diperoleh Syiva Angel. 

"Kita masih dalami (siapa yang menjual ke tersangka) karena barang ini langka, baru, seperti saya sampaikan tadi. Hanya Polresta Denpasar saat ini yang berhasil mendapatkan barang ini," papar Jensen.

Saat ini, terhadap selebgram dan teman-temannya itu dikenakan Pasal 112 ayat (1) UU RI no. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun, dan denda Rp800 sampai Rp8 miliar.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
JOIN US
JOIN US