The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kerugian Negara Akibat Gempa di Sulbar Capai Rp494,28 Miliar, Kanwil DJKN: Lumayan Juga
Bagunan terdampak gempa di Mamuju, Sulawesi Barat. (Antara)
News

Kerugian Negara Akibat Gempa di Sulbar Capai Rp494,28 Miliar, Kanwil DJKN: Lumayan Juga

Jumat, 22 Januari 2021 16:36 WIB 22 Januari 2021, 16:36 WIB

INDOZONE.ID - Tak tanggung kerugian negara akibat gempa bumi yang melanda Kabupaten Mamuju dan Majene di Sulawesi Barat.

Berdadarkan hitungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan  kerugian negara dari adanya barang milik negara (BMN) mencapai Rp494,28 miliar.

Kepala Kanwil DJKN Kemenkeu Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat Ekka S. Sukadana menyebutkan kerugian senilai total Rp494,28 miliar itu berasal dari 279 objek meliputi 118 bangunan rumah negara dan 161 gedung bangunan kantor.

"Kami sudah keliling di antara Mamuju dan Majene. Dari data yang kami terima hari ini dampak gempa lumayan juga,” katanya dalam acara Bincang Bareng DJKN di Jakarta, Jumat (22/1/2021).

Ekka merinci kerugian yang ditimbulkan dari gedung milik Kementerian Keuangan mencapai Rp75 miliar sedangkan  gedung BPKP Mamuju mencapai Rp23 miliar.

Baca juga: Detik-detik Mengerikan Banjir Bandang Campur Lumpur di Bogor, DKI Waspada Banjir Kiriman

"Kantor BPKP Mamuju juga bangunannya rusak Rp23 miliar hitung-hitungan kami. Pelayanan TVRI di sana sementara mencari tempat yang memungkinkan itu sekitar Rp5 miliar kerugian,” ujarnya seperti yang dilansir Antara.

Ekka menjelaskan gempa bumi juga berdampak pada rusaknya berbagai infrastruktur senilai total Rp405 miliar yaitu terdiri atas 23 jembatan dan jalan Trans Sulawesi sepanjang 20 kilometer.

Oleh sebab itu, Ekka menekankan pentingnya program asuransi BMN karena ketika terjadi kerusakan dapat langsung diperbaiki dan tidak perlu menunggu dua sampai tiga tahun.

"Betapa pentingnya asuransi ini. Ketika ada klaim pembangunan kembali dapat dilakukan segera. Tidak menunggu dua sampai tiga tahun,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah Ferdinand Lengkong juga mengungkapkan banjir di Kalimantan Selatan menimbulkan kerugian negara sebesar Rp35,4 miliar dari 11 satuan kerja.

"Sementara kami baru menyurati korwil satuan kerja untuk pendataan BMN lain yang terdampak banjir untuk dilaporkan ke DJKN," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US