The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Satu Keluarga Positif  dan Anaknya Meninggal, Wali Kota Jambi:  Covid-19 Tak Kenal Ulama
Syarif Fasha bersama istrinya. (Istimewa)
News

Satu Keluarga Positif dan Anaknya Meninggal, Wali Kota Jambi: Covid-19 Tak Kenal Ulama

Rabu, 23 September 2020 15:24 WIB 23 September 2020, 15:24 WIB

INDOZONE.ID - Cerita pilu harus dirasakan Wali Kota Jambi Syarif Fasha setelah satu keluarganya terkonfirmasi positif Covid-19, bahkan anak bungsunya dinyatakan telah meninggal dunia.

Usai dinyatakan positif Syarif Fasha kembali menjalani isolasi setelah menghadiri pemakaman anak bungsunya di TPU Pusara Agung di Kota Jambi pada Selasa (22/9/2020).

"Setelah dari pemakaman Wali Kota Jambi langsung ke Rumah Sakit Abdul Manap untuk isolasi karena masih terkonfirmasi positif COVID-19," kata Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi Abu Bakar di Jambi, Rabu.

Menurut dia, Syarif Fasha menjalani isolasi di Rumah Sakit Abdul Manap bersama istrinya Yuliana dan putranya Raehan Syahputra.

Syarif mengumumkan bahwa dia positif tertular virus corona namun tidak mengalami gejala sakit pada 13 September 2020.

Anaknya, Raehan Syahputra, kemudian dikonfirmasi tertular COVID-19, demikian pula istrinya Yuliana dan anak bungsunya M Fabiansyah Putra.

Syarif Fasha bersama istri dan putranya sebelumnya menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Anak bungsunya, M Fabiansyah Putra, meninggal dunia di Jakarta pada Senin (21/9) karena gagal ginjal.

Syarif Fasha bersama istri dan anaknya bertolak dari Jakarta ke Jambi pada Selasa (22/9) untuk menghadiri pemakaman.

Sementara itu Syarif Fasha mengingatkan warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan guna menghindari penularan COVID-19, termasuk memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dengan orang lain, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

"Covid tidak kenal ulama, tidak mengenal pejabat baik itu TNI, Polri. Siapa pun juga bisa kena. Apalagi kita manusia biasa. Kita hanya mahkluk Allah yang sangat lemah sekali," kata Syarif melalui video yang dibagikan di Facebook pribadinya.

Untuk itu dia berpesan jangan lepaskan masker dan harus selalu dipakai di mana pun berada, rajin cuci tangan, menjaga jarak dan tidak usah bersalam-salaman.

"Pada saat beribadah di masjid pun, saya masih lihat berdesak-desakan. Sangat berbahaya sekali. Pahala salat di masjid tidak harus berdesak-desakan, sama saja meskipun kita menjaga jarak sampai satu dua meter," sebutnya. 

Artikel Menarik Lainnya:

Fahrizal Daulay

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US