The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Beda Sikap Ketua MUI Cholil Nafis Soal Pernyataan 'Semua Agama Benar di Mata Tuhan'
Cholil Nafis. (Instagram/@cholilnafis)
News

Beda Sikap Ketua MUI Cholil Nafis Soal Pernyataan 'Semua Agama Benar di Mata Tuhan'

Rabu, 15 September 2021 16:31 WIB 15 September 2021, 16:31 WIB

INDOZONE.ID - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH M Cholil Nafis memberikan pandangannya mengenai pernyataan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen Dudung Abdurachman yang menyatakan bahwa semua agama itu benar di mata Tuhan.

Menurut Cholil Nafis, pernyataan semua agama benar di mata Tuhan maksudnya adalah menurut Pancasila untuk hidup bersama di Indonesia. Namun, dalam keyakinan masing-masing pemeluk agama, bagi Cholil yang benar tetap agamanya yaitu Islam.

Dia kemudian mengatakan bahwa toleransi itu memaklumi bukan menyamakan.

"Semua agama benar.  Itu menurut pancasila utk hidup bersama di Indonesia. Tapi dalam keyakinannya masing2 pemeluk agama tetap yg benar hanya agama saya. Nah, dalam bingkai NKRI kita tak boleh menyalahkan agama lain apalagi menodai. Toleransi itu memaklumi bukan menyamakan," kata Cholil Nafis melalui akun Twitter-nya, Rabu (15/9/2021).

beda sikap cholil nafis soal pernyataan semua agama sama
Cholil Nafis. (Instagram/@cholilnafis)

Baca juga: Seperti Santri Viral, Bung Karno Pernah Tutup Telinga Ogah Dengar Musik 'Ngak Ngik Ngok'

Meski meyakini hanya agama Islam yang benar, namun dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara kita harus punya toleransi kepada umat beragama yang lainnya.

"Bagi kami umat Islam yg benar adalah hanya agama Islam. Kita wajib  meyakininya agar iman menancap di hati. Hanya dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara kita harus punya bertoleransi kpd umat beragama lain. Posisi TNI dan pemerintah tentu mengayomi semua umat beragama," kata Cholil Nafis.

Dia kemudian meminta agar yang sama jangan dibeda-bedakan, begitu juga dengan yang beda jangan disama-samakan. Semua umat beragama di Indonesia harus saling memaklumi dan menghargai.

"Yang sama jangan dibeda2-kan apalagi dipertentangkan dan yg memang beda jangan di sama2-kan. Namun kita tetap harus saling  memaklumi dan menghargai. Begitulah makna toleransi yg saya pahami," sambung Cholil.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US