The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Hidayat Nur Wahid Tak Setuju Jalur Sepeda Dibongkar, Harusnya Diperbanyak
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. (ANTARA)
News

Hidayat Nur Wahid Tak Setuju Jalur Sepeda Dibongkar, Harusnya Diperbanyak

Kebijakannya sudah disetujui berbagai pihak.

Minggu, 20 Juni 2021 11:08 WIB 20 Juni 2021, 11:08 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mendukung kebijakan untuk mempermanenkan jalur sepeda di Sudirman-Thamrin, sebagaimana yang sudah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya kebijakan itu sudah disetujui oelh DPRD DKI Jakarta dan didukung masyarakat hingga komunitas sepeda.

Dia berkata, kebijakan tersebut juga secara prosedur dan formal sudah dibahas dan disepakati dengan DPRD DKI, serta merujuk ke pola hidup sehat yang diamanatkan oleh Konstitusi. Kemudian ketentuan itu diamanatkan pada Pasal 28H ayat (1) UUD NRI 1945.Ketentuan tersebut berbunyi, Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

“Kebijakan Gubernur Anies tersebut merupakan implementasi nyata untuk memenuhi hak warga di DKI Jakarta untuk mendapatkan sarana dan lingkungan hidup yang baik, aman dan sehat,” kata Hidayat, Minggu (20/6/2021).

Pria yang kerap disapa HNW ini menyampaikan, pembuatan jalur khusus sepeda tersebut merupakan kebijakan afirmatif untuk mendorong dan menggalakkan pola hidup sehat dan aman untuk masyarakat dengan beraktifitas menggunakan sepeda.

“Ini merupakan kebijakan afirmasi yang baik, selain mendukung kebijakan publik “pro green”sehingga mengurangi polusi udara, juga untuk menjaga keamanan pesepeda yang selama ini sering merasa tak aman bahkan tersingkirkan oleh kendaraan bermotor dan transportasi publik yang memproduksi polusi udara,” tuturnya.

“Bila jalur sepeda permanen yang hanya ada di beberapa jalan protokol di Jakarta tersebut dinilai diskriminatif, lalu bagaimana dengan jalan tol permanen yang ada dimana-dimana dan hanya diperuntukan untuk kendaraan roda empat atau lebih? Apakah mau menyebut itu juga diskriminatif? Kan tentu tidak,” tambahnya.
 

Baca Juga: Polri Tangkap 27 Orang Tersangka Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok

Oleh karenanya, HNW berharap agar pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dapat bijak mengambil sikap untuk tidak terburu-buru memutuskan membongkar jalur sepeda permanen tersebut, hanya karena usulan sepihak.

Menurutnya, Polri harus benar-benar mengambil langkah yang mengayomi, menghormati asas otoritas, profesional untuk mengambil keputusan yang benar2 lebih bermanfaat bagi kehidupan masyarakat yang mendambakan hidup sehat, aman dan memperoleh sarana dan lingkungan hidup yang layak dan kondusif di Jakarta.

“Maka wajar saja bila banyak warga di daerah pemilihan saya, di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, yang menyampaikan aspirasi penolakan atas wacana pembongkaran jalur sepeda permanen itu. Mereka justru mengusulkan, karena tujuan baik dari program tersebut, dan banyaknya manfaat yang dirasakan oleh warga di Jakarta, semestinya jalur sepeda seperti itu diperbanyak, bukan malah dibongkar,” tandasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
M Fadli
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US