The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sosok Ali Kalora yang Ditembak Mati Satgas Madago, Gembong MIT Penerus Santoso
osok Ali Kalora, pemimpin MIT yang diduga dalang pembantaian satu keluarga di Sigi. (Infokomando)
News

Sosok Ali Kalora yang Ditembak Mati Satgas Madago, Gembong MIT Penerus Santoso

Jumat, 24 September 2021 21:54 WIB 24 September 2021, 21:54 WIB

INDOZONE.ID - Ali Kalora berhasil ditembak mati Satgas Madago Raya di Desa Astina, Kecamatan Torue, Parigi Moutong, Sulteng.

Pimpinan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) itu ditembak mati bersama rekannya bernama Jaka Ramdhan alias Rama.

"Pada tanggal 18 September 2021, Ali Kalora dan Ikrima menjumpai seseorang untuk menjemput barang yang telah dipesan. Selanjutnya, tim melakukan penyergapan sehingga keduanya tertembak dan mati di tempat," kata Kabag Ban Ops Densus 88 Kombes Pol Aswin Siregar, Jumat (24/9/2021).

Satgas Madago sudah mengetahui kalau Ali Kalora kerap turun gunung guna menjemput logistik. 

Hingga tim satgas berusaha melakukan pemetaan di wilayah Poso untuk mengetahui keberadaan Ali Kalora.

Siapa sebenarnya Ali Kalora?

Berbagai sumber menyebut bahwa Ali Kalora merupakan militan Islam Indonesia sekaligus gembong MIT.

Bersama Muhammad Basri alias Bagong, Ali Kalora menjadi pemimpin MIT sejak Santoso tewas pada 18 Juli 2016. 

Belakangan, Ali Kalora menjadi pemimpin tunggal di tubuh MIT setelah Basri ditangkap Satgas Tinombala.

Tidak diketahui kapan Ali Kalora lahir. Namun ia disebut-sebut terlahir dengan nama Ali Ahmad.

Nama 'Kalora' di belakang namanya diambil dari nama desa Kalora yang masuk dalam wilayah Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso.

Ali Kalora dikabarkan memiliki seorang istri yang bernama Tini Susanti Kaduka, alias Umi Farel.

Sebelum jadi pimpinan MIT, Ali Kalora dikenal sebagai militan islam yang paling berani selain Daeng Koro (anggota MIT lain yang sudah tewas).

Diketahi kelompok Ali Kalora menyita perhatian publik saat melakukan pembantaian terhadap satu keluarga yang diketahui di Dusun Lima Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pihak kepolisian menyebut bahwa pelakunya diduga merupakan komplotan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Nama Ali Kalora pun kembali menjadi perbincangan hangat usai pembantaian sadis tersebut. Setelah sempat senyap selama beberapa tahun terakhir, ia kembali diperbincangkan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US