The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Perusahaan Fintech Alami Kekurangan SDM dan Persaingan Sengit
Fintech Expo. (Indozone/Alwan)
News

Perusahaan Fintech Alami Kekurangan SDM dan Persaingan Sengit

Padahal potensi bisnis ini besar.

Minggu, 17 November 2019 14:08 WIB 17 November 2019, 14:08 WIB

INDOZONE.ID - Hasil riset United Overseas Bank (UOB), PwC dan Singapore FinTech Association (SFA) yang dilansir pada publik, menegaskan, persaingan perusahan layanan keuangan digital atau Financial Technology(Fintech) di Asia Tenggara berjalan sengit.

"Perusahaan keuangan digital sebaiknya berfokus dan memiliki proposisi nilai bisnis yang jelas. Peningkatan skala usaha harus berjalan dengan laju dan alasan yang tepat," ujar FinTech Leader, PwC Singapura Wong Wanyi. 

Namun, lanjut ia, Asia Tenggara, cukup berprospek karena adanya kemudahan memperoleh izin perbankan digital. Selain itu, tingginya jangkauan perangkat seluler serta sejumlah fitur dari teknologi inovatif baru, telah membantu pemain keuangan digital sebagai penggerak utama dalam industri jasa keuangan di ASEAN. 

"Layanan keuangan digital, menyajikan pengalaman yang lebih mudah, cepat, dan nyaman," ujarnya.

Selain sengitnya persaiangan antar perusahaan, kondisi Sumber Daya Manusia, menjadi tantangan industri ini. Dari survei,  sebanyak 58 persen perusahaan menunjukkan aspek SDM sebagai penghambat rencana ekspansi regionalnya.

Presiden SFA Chia Hock Lai mengatakan, perusahaan harus pertimbangkan apakah suatu negara menyediakan keahlian yang tepat dan lengkap jika ingin meningkatkan skala usahanya di negara-negara Asia Tenggara.

"Mengingat lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mencari tenaga kerja yang tepat, perusahaan harus bisa merekrut tenaga kerja lokal setidaknya enam bulan sebelum merambah pasar baru," ujarnya.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah outstanding pinjaman per September 2019 di Indonesia, mencapai Rp10,18 triliun atau meningkat 101 persen. Akumalasi pinjaman Fintech telah mencapai Rp60,41 triliun atau meningkat 166 persen (year to date).  

Paling tidak, rata-rata nilai pinjaman terendah Rp17,8 juta dan rata-rata nilai pinjaman tertinggi Rp88,9 juta. Dengan usia peminjam didominasi usia 19  sampai 34 tahun yang mencapai 69 persen dari total peminjam 555.766.

TAG
Indozone
Alwan Ridha R
alwan

Alwan

Writer
Alwan Ridha R

Alwan Ridha R

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US