The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ungkap Suasana Terkini Masjid Nabawi, Ketua MUI Curhat Tengah Nikmati Ramadhan yang Syahdu
Jamaah melaksanakan buka puasa pertama Ramadhan 1443 Hijriah di Masjid Nabawi dengan aturan tanpa mengobrol.(Dokumentasi pribadi/Asrorun Ni'am Sholeh)
News

Ungkap Suasana Terkini Masjid Nabawi, Ketua MUI Curhat Tengah Nikmati Ramadhan yang Syahdu

Minggu, 03 April 2022 08:53 WIB 03 April 2022, 08:53 WIB

INDOZONE.ID - Umat Islam di Saudi mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1443 sesuai ketetapan pemerintah setempat pada Sabtu (2/4/2022), Masjid Nabawi di Madinah dipenuhi jamaah yang berbuka puasa dan salat tarawih.

"Pelaksanaan salat jamaah sudah kembali normal, shaf dirapatkan, daya tampung maksimal, tetapi tetap dengan imbauan memakai masker," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Ni'am Sholeh seperti dilansir ANTARA di Jakarta, Minggu (3/4/2022).

Asrorun yang saat ini berada di Madinah mengatakan, untuk berkunjung ke tempat mustajab seperti Raudhah yang dalam setiap kesempatan menjadi fokus jamaah sehingga membludak, diberlakukan model pendaftaran melalui aplikasi dan dilakukan antrean untuk ketertiban.

Berdasarkan pantauan Asrorun, para jamaah sangat tertib.

Asrorun mengatakan, Saudi memulai puasa dengan Ketetapan Pemerintah melalui hasil rukyah. Metode dan praktek penetapannya sama dengan di Indonesia, hanya saja seluruh umat Islam mengikuti Keputusan Pemerintah.

Saat buka puasa pertama di Masjid Nabawi, jamaah melaksanakan buka puasa bersama yang disediakan oleh takmir masjid dan para muhsinin.

"Saya juga bergabung ikut buka bersama. Tanpa ngobrol. Imbauan boleh bukber tanpa ngobrol bisa dipraktikkan di Masjid Nabawi saat bukber," tambah dia.

BACA JUGA: Wow! Masjid di Arab Saudi Tak Lagi Jaga Jarak, Stiker Jaga Jarak Dicopoti Pengurus Masjid

Jamaah tarawih malam ini memenuhi masjid secara maksimal. Masjid Nabawi yang kapasitasnya mencapai satu juta jamaah, telah penuh. Saat daya tampung penuh, petugas dengan sigap mengarahkan ke lantai atap (rooftop) dan di halaman masjid.

Asrorun mengaku termasuk jamaah yang terhalang masuk dan akhirnya shalat tarawih di halaman, padahal hadir sebelum waktu Isya tiba. Tarawih dilaksanakan dengan 11 rakaat, dan saat witir membaca Qunut.

Saat adzan, shalat jamaah dan shalat tarawih dilaksanakan, digunakan pengeras suara luar dengan jangkauan yang sangat luas sehingga syiar sangat terasa.

Para pedagang dan pelaku usaha pun di sekitar Masjid Nabawi, saat tiba waktu shalat, menutup sementara tokonya dan menghentikan sementara aktivitas usahanya.

Selain itu selama Ramadhan di Madinah, tidak ada restoran yang buka dengan alasan ada orang yang tidak berpuasa. Dalam kesempatan itu, Asrorun juga mencurahkan hatinya jika saat ini ia tengah menikmati suasana Ramadhan di Madinah. 

"Saya menikmati Ramadhan yang syahdu," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US