The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ratu Entok Dianggap Menghina Perawat, DPRD Medan Turun Tangan Upayakan Mediasi
Ratu Entok alias Irfan Satria Putra sedang menjawab pertanyaan sejumlah wartawan, di DPRD Kota Medan, Senin (3/5/2021). (photo/ANTARA/HO)
News

Ratu Entok Dianggap Menghina Perawat, DPRD Medan Turun Tangan Upayakan Mediasi

Selasa, 04 Mei 2021 17:02 WIB 04 Mei 2021, 17:02 WIB

INDOZONE.ID - Aksi Ratu Entok di TikTok tampaknya berbuntut panjang. Ratu Entok yang dinilai melecehkan profesi perawat dilaporkan ke polisi.

Ratu Entok vs PPNI sampai ke telinga wakil rakyat Medan. Komisi II DPRD Kota Medan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dan mencoba meminta mencari jalan damai.

DPRD Kota Medan, Sumatera Utara mengupayakan mediasi influencer Ratu Entok alias Irfan Satria Putra dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di media sosial, karena dianggap menghina profesi perawat.

"Maksudnya, kami mengutamakan upaya musyawarah dan mufakat. Jangan sampai dibawa ke ranah hukum," kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Medan Sudari, di Medan, Senin (3/5), usai memimpin rapat dengar pendapat yang dihadiri sejumlah anggota dewan, Ratu Entok sebagai terlapor ke Polda Sumut, dan Ketua PPNI Kota Medan Jefri Banjarnahor serta sejumlah perawat dikutip dari ANTARA.

Baca juga: Momen Saat Anjing Menyelamatkan Pemiliknya yang Berpura-pura Tenggelam Di Kolam Renang

Tetapi, menurut dia, jika PPNI menginginkan penyelesaiannya lewat jalur hukum akibat diduga melanggar Undang-Undang No.11/2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), maka harus ke Polda Sumut.

PPNI Sumut melaporkan Ratu Entok yang diterima Polda Sumut dengan nomor register STTLP/B/791/IV/2021/SPKT/POLDA SUMUT tertanggal 30 April 2021.

"Kalau misalnya laporan itu dicabut PPNI, bisa kami lanjutkan. Tapi kalau tidak, ya silakan dilanjutkan di ranah hukum," ujar Sudari.

Ratu Entok dalam rapat dengar pendapat tersebut mengaku, pihaknya menyakini ada oknum dengan sengaja membesarkan kasus itu menggunakan Undang-Undang ITE.

"Saya bersedia minta maaf, dan mengklarifikasi. Ini, suara rakyat. Jangan saya disudutkan," katanya pula.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
JOIN US
JOIN US