The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Galak Saat Palak Sopir Truk, Preman Ini Ciut Ketika Ditangkap Polisi: Saya Minta Maaf
Cuplikan preman yang palak sopir truk. (photo/Instagram/Istimewa)
News

Galak Saat Palak Sopir Truk, Preman Ini Ciut Ketika Ditangkap Polisi: Saya Minta Maaf

Kamis, 15 Juli 2021 23:31 WIB 15 Juli 2021, 23:31 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa waktu lalu viral video memperlihatkan aksi pemalakan yang dilakukan oleh seorang pria diduga preman terhadap sopir truk yang tengah melaju di kawasan PT Semen Padang, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Dengan menggunakan bahasa Minang, preman itu memaki sopir truk sambil memaksa untuk memberinya uang.

Emosi mendengar jawaban sopir truk, preman itu bahkan menempeleng kepala sopir truk beberapa kali dan kembali berkata-kata kasar di depannya.

Terkail hal tersebut, Kamis (15/7) Polda Sumatera Barat (Sumbar) menangkap pelaku pungutan liar disertai kekerasan yang viral tersebut.

Direktur Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Imam Kabut Sariadi, di Padang mengatakan pelaku ditangkap di Nagari Sulayang, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar pada Kamis (15/7) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Baca juga: Terkait Kasus Oknum Satpol PP Gowa Pukul Pasutri, Polisi Periksa 6 Saksi

Ia mengatakan, pelaku ini sempat kabur setelah video dirinya sedang memalak sopir truk viral di media sosial.

Polisi menyebutkan, pelaku dikategorikan sebagai perbuatan pungutan liar dan disangkakan melanggar Pasal yang 368 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun kurungan.

Pasal itu disangkakan, menurut Kombes Imam, karena pelaku memaksa orang dengan kekerasan dan ancaman kekerasan supaya orang memberikan sesuatu yang dimiliki.

Sedangkan pelaku pemalakan, pengancaman dan kekerasan Izet yang awalnya galak kini ciut meminta maaf kepada seluruh pihak akibat tindakan yang telah dilakukan dirinya.

"Saya minta maaf terhadap sopir yang saya palak. Saya menyesal dan tidak akan mengulangi kembali," kata dia.

Dia menegaskan berjanji kepada diri sendiri tidak akan mengulangi hal itu kembali.

Menurut dia, selama dalam pelarian dirinya tidak sanggup melihat media sosial dan sangat tertekan akibat videonya viral.

"Saya tak sanggup melihat video itu, itu kekhilafan yang saya lakukan. Saya minta maaf," kata dia lagi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US