The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Soal Pernikahan Siswi SMP di Buru Selatan, Begini Kata Anggota DPR
Ilustrasi pernikahan di bawah umur. (ANTARA/Ogen).
News

Soal Pernikahan Siswi SMP di Buru Selatan, Begini Kata Anggota DPR

Pentingnya edukasi.

Senin, 11 Oktober 2021 12:50 WIB 11 Oktober 2021, 12:50 WIB

INDOZONE.ID - Pernikahan seorang Siswi SMP di Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dengan seprang Ustaz sedang menjadi sorotan beragam pihak. Hal tersebut karena siswi tersebut dinikahkan orang tuanya saat menginjak usia 15 tahun.

Mengenai hal tersebut, Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf menuturkan kasus pernikahan siswi SMP ini memperlihatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat. Sebab pernikahan sendiri sudah diatur dalam undang-undang, karena itu menurut dia tak sekedar mendahulukan pendekatan hukum saja.

“Ini perlu edukasi, tidak harus serta merta mendahulukan pendekatan hukum,” kata Bukhori saat dihubungi Indozone, Senin (11/10/2021).

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sudah disahkan pada tahun 2019. Dalam undang-undang tersebut telah mencantumkan perubahan usia minimal perkawinan dari 16 tahun bagi perempuan menjadi 19 tahun.

Baca Juga: Peternak & Mahasiswa Gelar Aksi Damai Tuntut Harga Telur yang Anjlok

Menurut Politikus PKS ini seharusnya pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan  dan Perlidungan Anak (KemenPPPA) dapat melalukan edukasi perihal penerapan aturan tersebut.

“Dan pemerintah tetap wajib memberikan edukasi terlebih dahulu, khususnya KemenPPPA,” jelas Bukhori.

Sebelumnya diketahui, salah satu kasus penikahan anak di bawah umur yang sedang viral antara pernikana seorang siswi SMP dengan seornag ustaz yang dinikahkan orang tuanya. NK, siswi SMP Negeri 1 Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku yang dinikahkan oleh orangtuanya dengan seorang ustaz asal Tangerang, Banten ternyata merupakan siswi berprestasi di sekolahnya.

NK dinikahkan oleh orangtuanya dengan sang ustaz sekitar dua pekan yang lalu saat siswi tersebut baru berusia 15 tahun sembilan hari. NK sebenarnya masih ingin tetap sekolah namun orangtuanya bersikeras agar ia segera menikah.

Karena dipaksa oleh orangtua, NK akhirnya menuruti keinginan orangtua dengan catatan ia tetap sekolah. Sayangnya, NK justru malu untuk pergi ke sekolah.

Artikel Menarik Lainnya:

Fahmy Fotaleno
M Fadli
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US