The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dubes RI Sebut Tiongkok Siap Investasi 1,38 Miliar Dolar AS ke Indonesia
Ilustrasi: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kanan) saat melakukan kunjungan ke Fujian, China, Jumat (2/4/2021). (photo/dok.KBRI Beijing/ilustrasi)
News

Dubes RI Sebut Tiongkok Siap Investasi 1,38 Miliar Dolar AS ke Indonesia

Jumat, 16 April 2021 17:34 WIB 16 April 2021, 17:34 WIB

INDOZONE.ID - Duta Besar Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Mongolia Djauhari Oratmangun mengatakan Tiongkok akan melakukan investasi 1,38 miliar dolar AS ke Indonesia termasuk di Kalbar.

“Sejauh ini Tiongkok sudah banyak investasi ke Kalbar. Tahun ini investor dari sana akan berinvestasi ke Indonesia terutama di Kalbar dan Kota Batang, Jawa Tengah. Nilai investasi di bidang furnitur 1,38 miliar dolar AS,” ujarnya saat Webinar Internasional Menggali Potensi Ekonomi Tiongkok-Kalbar Pasca yang digelar melalui Zoom Meeting yang dipantau di Pontianak, Jumat (16/4) dikutip dari ANTARA.

Ia menjelaskan bahwa pada pertengahan April – Mei 2021 akan dilakukan kunjungan oleh pelaku usaha Tiongkok ke Indonesia terutama ke dua daerah, Kalbar dan Jateng.

“Tentu investasi ini menjadi peluang daerah untuk maju dan terus membangun kerjasama perdagangan,” jelas dia.

Baca juga: Soal Orang Miskin Itu Kurang Ibadah, Gus Sahal Sebut Ustaz Yusuf Mansur Keliru

Sejauh ini jelas dia Kalbar berperan besar dalam meningkatkan nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok yakni sebesar 10,13 persen.

"Yang menarik ekspor Indonesia meningkat termasuk kontribusi dari Kalbar signifikan 10,13 persen, dengan peningkatan ini kita mampu mengurangi permasalahan perdagangan Indonesia-Tiongkok nyaris 69 persen, ini merupakan data dari Tiongkok," kata dia.

Ia menyebutkan bahwa Indonesia saat ini di negara ASEAN menempati urutan ke 4 sebagai eksportir terbesar ke Tiongkok tahun 2020.

"Hingga pandemi saat ini hubungan antara Indonesia-Tiongkok terjalin dengan baik dan untuk total investasi Tiongkok sendiri di Indonesia tahun 2020 terealisasi sebesar 4,8 dolar AS," kata dia.

Nilai ekspor Indonesia mengalami peningkatan sebesar 15 persen dibanding dengan total ekspor  2019.

"Ada peningkatan ekspor Indonesia untuk tahun ini sebesar 15 persen, produk unggulan dan potensialnya di antaranya, besi dan baja meningkat 136,52 persen, kertas dan kertas karton 133,25 persen, timah dan barang daripadanya 544,07 persen dan barang lainnya," kata dia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US