The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

DPR Nilai Pisahkan Anak-anak ISIS eks WNI Bisa Timbulkan Masalah Baru
Ilustrasi Suasana rapat paripurna di dalam gedung DPR RI. (INDOZONE/Mula Akmal)
News

DPR Nilai Pisahkan Anak-anak ISIS eks WNI Bisa Timbulkan Masalah Baru

Jadi dilematis

Jumat, 14 Februari 2020 18:22 WIB 14 Februari 2020, 18:22 WIB

INDOZONE.ID - Meski Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak untuk memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS, namun banyak pihak menilai anak-anak mereka harus dipertimbangkan soal kepulangannya.

"Memang tidak tertutup kemungkinan wacana terkait dengan anak-anak bawah umur di sana (Suriah), ini juga menjadi wacana penting di negara kita karena bagaimanapun juga kita ini Insansanguinis, prinsip kewarganegaraannya. Dimanapun ada darah Indonesia mengalir, di situlah prinsip hukum kewarganegaraan kita," ucap Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto di Gedung DPR, Jakarta, Jum'at (14/2/2o2o).

Menurutnya, walau anak-anak ini punya hak sampai dewasa baru memilih kewarganegaraan, tentunya ada unsur dilematis yang memang harus dipikirkan pemerintah.

"Satu sisi mengenai persoalan bagaimana tanggapan masyarakat di sini orangtua mereka yang ada disana. Tetapi ini kearifan dan kebijakan pemerintah untuk melindungi khususnya anak-anak di bawah umur akibat ulah orang tuanya yang tidak bertanggungjawab," ungkapnya.

Problem lainnya adalah anak-anak tersebut akan terdampak psikologis karena akan dipisahkan oleh orang tuanya.

"Ini kan problem sendiri. Tak ingin wacana pemulangan anak-anak ISIS eks WNI, di Indonesia menjadi sebuah problem sebagaimana halnya yang dilakukan oleh Donald Trump," ujarnya.

Dia mengatakan Donald Trump mengambil kebijakan ketika banyak pengungsi meksiko, dimana orangtuanya tidak boleh masuk, tapi anak-anaknya diambil. Alhasil menimbulkan masalah baru.

Sebelumnya Presiden Jokowi membuka peluang memulangkan anak-anak WNI bekas pengikut ISIS jika ada yang terlantar di Timur Tengah. Namun, pemerintah akan mengidentifikasi mereka dulu.

"Kita memang masih memberikan peluang untuk yang yatim, yatim piatu yang berada pada posisi anak-anak. Tapi, kita belum tahu apakah ada atau tidak ada," ucap Jokowi.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Fahmy Fotaleno
Ade Indra
Mula Akmal
Ade Indra

Ade Indra

Writer
Mula Akmal

Mula Akmal

Reporter
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US