The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Studi WHO Temukan 1 dari 3 Wanita Alami Kekerasan Fisik dan Seksual
Ilustrasi kekerasan seksual pada wanita (Reuters)
News

Studi WHO Temukan 1 dari 3 Wanita Alami Kekerasan Fisik dan Seksual

Rabu, 10 Maret 2021 11:09 WIB 10 Maret 2021, 11:09 WIB

INDOZONE.ID - Badan kesehatan PBB dan mitranya menemukan dalam sebuah studi baru bahwa hampir satu dari tiga wanita di seluruh dunia pernah mengalami kekerasan fisik atau seksual dalam hidup mereka.

Dikutip dari India Today, laporan dirilis pada Selasa dari Organisasi Kesehatan Dunia, berdasarkan apa yang disebut badan tersebut sebagai studi terbesar yang pernah ada tentang prevalensi kekerasan terhadap perempuan, juga menemukan kekerasan semacam itu dimulai lebih awal.

Dikatakan seperempat wanita muda yang telah menjalin hubungan ditemukan telah mengalami kekerasan oleh pasangan intimnya pada saat mereka mencapai usia pertengahan 20-an.

Penelitian telah menunjukkan peningkatan kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan karena pemerintah di banyak tempat memerintahkan penguncian dan pembatasan lain yang menyebabkan banyak orang tetap berada di dalam rumah.

“Kekerasan terhadap perempuan mewabah di setiap negara dan budaya, menyebabkan kerugian bagi jutaan perempuan dan keluarga mereka, dan telah diperburuk oleh pandemi Covid-19,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Dia mendesak pemerintah, individu, dan komunitas untuk membantu mengatasi masalah tersebut.

Penelitian tersebut yang pertama sejak 2013, mengamati kekerasan oleh pasangan intim perempuan dan kekerasan seksual oleh non-pasangan dan menemukan sekitar 736 juta perempuan dan anak perempuan di atas 15 tahun menjadi sasaran setidaknya salah satu dari bentuk kekerasan ini.

“Secara global, ketika kita melihat efek gabungan dari kekerasan pasangan intim dan kekerasan seksual non-pasangan, kami memiliki satu dari tiga wanita yang pernah mengalami setidaknya satu dari bentuk kekerasan ini,” kata Dr. Claudia Garcia-Moreno dari Unit penelitian dan kesehatan seksual dan reproduksi WHO.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fitri
Fitri

Fitri

Writer
JOIN US
JOIN US