The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mantan Bupati Bengkalis Divonis 6 Tahun Penjara Akibat Korupsi Rp5,2 Miliar
Pengunjung sidang mendengarkan pembacaan vonis dugaan suap dan gratifikasi dengan terdakwa Bupati Bengkalis nonaktif Amril Mukminin di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, di Pekanbaru, Riau, Senin (9/11/2020). (Photo/ANTARA FOTO/Rony
News

Mantan Bupati Bengkalis Divonis 6 Tahun Penjara Akibat Korupsi Rp5,2 Miliar

Rabu, 11 November 2020 19:07 WIB 11 November 2020, 19:07 WIB

INDOZONE.ID - Majelis hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau, menjatuhkan vonis 6 tahun penjara kepada Amril Mukmin, mantan Bupati Bengkalis, lantaran terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan negara senilai Rp5,2 miliar.

Ketua Majelis Hakim Lilin Herlina Lilin dalam keterangannya mengatakan bahwa vonis tersebut diberikan karena Amril terbukti secara bertahap menerima uang Rp5,2 miliar agar PT Citra Gading Asritama mengerjakan proyek peningkatan jalan Duri Sei-Pakning Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Putusan ditetapkan kendati tanpa kehadiran terhukum dan yang bersangkutan dihukum terbukti melanggar pasal 12 Huruf a UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindakan Pidana Korupsi juncto pasal 62 ayat 1," kata Lilin, dilansir dari Antara, Rabu (11/11/2020).

Maka dari itu, Lilin mengatakan bahwa terdakwa Amril Mukminin terbukti menerima suap sesuai dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum Tonny Frengky Pangaribuan.

Baca juga: Kasus Uang Nasabah Maybank Raib, Polri Periksa Saksi Ahli

“Amril dihukum penjara 6 tahun dengan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan, dan selama 3 tahun ke depan tidak diperbolehkan mengikuti pemilihan jabatan publik,” kata Lilin.

Meski begitu, majelis hakim menyatakan terhukum tidak terbukti menerima uang gratifikasi dari Jonny Tjoa sebesar Rp12.770.330.650 dan Adyanto sebesar Rp10.907.412.755. Hal itu berjalan sejak Amril menjadi anggota DPRD Bengkalis periode 2014-2019 dan Bupati Bengkalis masa jabatan 2016-2021 atas dakwaan JPU Tonny Frengky Pangaribuan sebelumnya.

“Amril tidak terbukti bersalah sesuai dakwaan JPU terkait gratifikasi dari dua pengusaha pabrik kelapa sawit itu," katanya.

Di sisi lain, Penasihat Hukum Amril Mukminin, Wirya Nata Atmaja, menyatakan akan mengajukan banding dalam upaya pembelaan dan memberikan yang terbaik sesuai hak kliennya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US