Pengamat: Mental Spritual Perlu Diperkuat Demi Cegah Seks Bebas
photo/Ilustrasi/istimewa
News

Pengamat: Mental Spritual Perlu Diperkuat Demi Cegah Seks Bebas

Zal
Sabtu, 15 Juni 2019 20:57 WIB 15 Juni 2019, 20:57 WIB

Abdus Subhan Jayani, selaku Pengamat pendidikan dari Kabupaten Lebak mengatakan bahwa mental spritual perlu diperkuat melalui penguatan pendidikan karakter dan keagamaan untuk bisa mencegah perilaku seks bebas di lingkungan pelajar.

"Kita merasa prihatin kasus siswa/siswi SMK di Bulukumba,Sulawesi Selatan yang ramai diviralkan dan video terjadi seks bebas, seperti hubungan suami isteri," kata Dosen STKIP Setiabudhi Rangkasbitung saat dihubungi di Lebak, Sabtu.

Ini menyangkut dengan permasalahan pelajar di Bulukumba itu tentu menjadikan keprihatinan bagi dunia pendidikan di Tanah Air.

Tapi kejadian itu bisa dilihat dari konteks internal dan eksternal yang bisa memicu pelajar melakukan perbuatan yang dilarang agama dan normal sosial itu.

Kemungkinan di dalam internal bisa saja komunikasi hubungan siswa dengan orangtua kurang berjalan baik. jadi seharusnya, menurut dia, peran orang tua dapat membangun komunikasi dengan keluarga agar anaknya tidak membuat perilaku menyimpang.

Sementara itu, dilihat dari eksternal juga bisa dipicu oleh berkembangnya jaringan teknologi melalui media sosial, Facebook, Istagram dan Youtube.

Menurut dia, untuk bisa mencegah perbuatan seks menyimpang di kalangan pelajar itu perlu diperkuat dengan mental spritual melalui pendidikan karakter dan keagamaan. Disamping itu juga berbagai elemen masyarakat, dunia pendidikan formal, pondok pesantren terlibat untuk membenahi pendidikan.

    Indozone Media
    Indozone Media

    Zal

    Editor