The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

CCTV Buram Jadi Kendala Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Editor Metro TV
Tim gabungan Polisi dan TNI melakukan evakuasi dan identifikasi jenazah editor Metro TV Yodi Prabowo. (ANTARA/Laily Rahmawaty)
News

CCTV Buram Jadi Kendala Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Editor Metro TV

Dikirim ke labfor inafis.

Selasa, 14 Juli 2020 18:28 WIB 14 Juli 2020, 18:28 WIB

INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya membeberkan faktor utama yang membuat pihaknya kesulitan mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap editor Metro TV, Yodi Prabowo. Faktor itu antara lain rekaman kamera CCTV yang buram menjadi kendala polisi mengungkap kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyebut sudah ada dua kamera CCTV yang diamankan polisi. Kamera itu berasal dari sisi jalan tol dan dari sebuah gudang di sekitar TKP penemuan korban.

"Dua CCTV sudah kita dapat, masih kita cari lagi CCTV di dekat situ," kata Kombes Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Yusri mengatakan CCTV itu menjadi kendala pihaknya untuk mengungkap kasus itu. Sebab, rekaman dari dua kamera CCTV itu buram dan gelap.

"Iya (jadi kendala). CCTV kita dapat tapi dua-duanya memang agak buram," papar Yusri.

Meski menjadi kendala Yusri mengatakan ada alat khusus yang digunakan pihaknya untuk membaca rekaman CCTV yang buram itu. Tentunya hal itu akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengungkap kasus tersebut.

"CCTV sekitar TKP nggak keliatan apa-apa, itu kita kirim ke labfor inafis. Itu harus kita buka kan, ada alatnya khusus misal pelat nomor gelap nggak keliatan itu ada alatnya yang buat jadi terang sampai maksimal," kata Yusri.

Lebih jauh Yusri mengatakan pihaknya sangat memerlukan rekaman CCTV itu dalam proses penyelidikan. Dari rekaman itu akan menunjukkan detik-detik korban sebelum akhirnya ditemukan tewas.

"Untuk apa CCTV di TKP itu? Betul tidak dia sendiri atau ada dua orang, tiga orang, empat orang atau lima orang kan kita belum tahu nih," pungkas Yusri.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US