The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ingat Begal Sadis di Medan yang Sebabkan Ibu Ini Kritis? Satu Lagi Pelakunya Ditangkap
Darmaida (kiri) setelah dirampok sebulan lalu. (istimewa)
News

Ingat Begal Sadis di Medan yang Sebabkan Ibu Ini Kritis? Satu Lagi Pelakunya Ditangkap

Minggu, 12 Juli 2020 19:49 WIB 12 Juli 2020, 19:49 WIB

INDOZONE.ID - Seorang ibu rumah tangga, Darmaida Sidabutar (49), dirampok saat menumpang becak bermotor oleh sejumlah lelaki yang mengendarai sepeda motor di Medan, Sumatera Utara, Minggu (7/6/2020) lalu.

Kala itu, Darmaida hendak pergi ke Pasar Sukaramai. Di tengah jalan, dia dirampok sejumlah lelaki hingga menyebabkannya terjatuh dan mengalami luka parah pada bagian kepala.

Darmaida merupakan warga Jalan MJ Manurung, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Amplas, Medan.

Beberapa saat setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mengejar pelaku. Satu di antara kawanan perampok tersebut, Dewan Ramadan (22) langsung diringkus pada Selasa (9/6/2020).

Sebulan setelah peristiwa perampokan itu terjadi, petugas Polrestabes Medan kembali menangkap seorang pelaku lainnya yang bernama Ananda Yudistira (21). Ananda ditangkap di Jalan Setiabudi Ujung, Medan, Minggu (12/7/2020) sekira pukul 03.00 WIB.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing, Ananda merupakan residivis kasus pencurian yang ditangkap pada 2018 silam.

Begitu pun pelaku lainnya yang sudah ditangkap terlebih dahulu, Dewan. Mereka sudah bolak-balik berurusan dengan hukum lantaran terlibat kasus perampokan.

Martuasah mengatakan, Ananda melawan dan menyerang petugas menggunakan pisau saat hendak ditangkap. Akibatnya, lengan kiri petugas tersebut terluka.

"Personel melakukan tembakan peringatan untuk menghentikan pelaku akan tetapi terus menyerang membabi buta dan membahayakan petugas sehingga melakukan tindakan tegas terukur dengan melakukan tembakan," ujar Martuasah seperti keterangan tertulis yang diperoleh indozone.id.

Meski telah melawan dan menyerang petugas, Ananda yang tengah kesakitan setelah ditembus timah panas tetap dievakuasi ke rumah sakit. Namun, nyawa perampok tersebut tidak terselamatkan.

Ananda sendiri diketahui berperan sebagai penarik tas Darmaida kala itu.

"Selanjutnya pelaku dibawa ke RS Bhayangkara guna mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa pelaku tidak dapat tertolong dan Pelaku Meninggal Dunia (MD)," kata Martuasah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, saat ini petugas masih memburu pelaku perampokan lainnya yang menyebabkan Darmaida sempat tak sadarkan diri. Atas ulah mereka, keluarga Darmaida melapor mengalami kerugian senilai Rp 4 juta.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda Fahriza Batubara
JOIN US
JOIN US