The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Waria Ini Dirampok dan Dipukuli, tapi Netizen Malah Tertawa Menyuruh Bersikap Jantan
Waria dirampok dan dipukuli, tapi tidak mendapat simpati netizen (Facebook/Kelab Info Malaysia)
News

Waria Ini Dirampok dan Dipukuli, tapi Netizen Malah Tertawa Menyuruh Bersikap Jantan

Kamis, 13 Agustus 2020 12:35 WIB 13 Agustus 2020, 12:35 WIB

INDOZONE.ID - Kita tentu sepakat bahwa perampokan adalah sebuah kejadian tidak mengenakkan yang tidak hanya menghilangkan harta benda, tapi juga mengancam nyawa.

Insiden ini bisa menimpa siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, baik pria atau wanita. Miris dialami oleh seorang wanita transgender satu ini.

Sudah kena rampok, transgender asal Malaysia ini juga tak mendapatkan simpati dari netizen. Bagaikan jatuh, tertimpa tangga pula.

Waria berusia 17 tahun ini dirampok dan dipukuli di Kampung Gambut, Punggai, Pengerang, oleh dua pria warga Bangladesh yang baru dia kenal lewat aplikasi MiChat.

Pelaku diduga berusia 30 tahun. Mereka memukuli korban dan mengambil uang 200 ringgit atau sekitar Rp700.000 dan telepon genggam.

Salah satu media setempat yang mengulas peristiwa ini adalah Harian Metro. Berita ini juga diunggah ke akun Facebook media tersebut. Namun, reaksi netizen benar-benar mengejutkan.

Tanggapan netizen melihat waria dirampok dan dipukuli
Tanggapan netizen melihat waria dirampok dan dipukuli (Facebook/Harian Metro)

Dilihat oleh INDOZONE pada Kamis (13/8/2020), pukul 12:22, sebanyak 2,5 ribu netizen merasa bahwa peristiwa ini adalah sesuatu yang lucu. Sementara, hanya 55 orang yang merasa sedih, dan 9 orang merasa marah dengan kejadian itu.

Beberapa netizen bercanda bahwa waria itu harusnya bersikap "jantan" ketika dirampok dan melawan balik. Lalu, ada juga yang mengatakan bahwa dia pantas mendapatkannya karena dia adalah waria atau transgender.

Tanggapan netizen melihat waria dirampok dan dipukuli
Tanggapan netizen melihat waria dirampok dan dipukuli (Facebook/Harian Metro)

Dilansir dari World of Buzz, seorang aktivis bernama Gisele Rimong merasa sedih dengan reaksi netizen menanggapi kasus ini.

"Remaja itu adalah korban. Ada beberapa orang di luar sana yang mengatakan dia layak mengalami peristiwa tersebut karena dia waria. Sejatinya, yang layak dia dapatkan adalah simpati karena dia juga manusia dan baru saja dirampok," tegasnya.

Gisele meminta netizen melihat insiden ini dari sudut pandang kemanusiaan, bukan keagamaan. Menurutnya, yang diinginkan para transgender hanyalah diperlakukan manusiawi dan tidak didiskriminasi, hanya karena mereka berbeda.

"Kami berharap untuk masa depan yang lebih baik, yang lebih setara di Malaysia," tutupnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US