The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cegah Penularan COVID-19, Yogyakarta Kembali Gencarkan Operasi Masker di Tempat Umum
Ilustrasi - Personel Satpol PP Kota Yogyakarta melakukan pengecekan kelengkapan dokumen kesehatan kepada wisatawan yang akan masuk Malioboro. (ANTARA/HO-Satpol PP Kota Yogyakarta)
News

Cegah Penularan COVID-19, Yogyakarta Kembali Gencarkan Operasi Masker di Tempat Umum

Kamis, 17 Juni 2021 14:55 WIB 17 Juni 2021, 14:55 WIB

INDOZONE.ID - Upaya pencegahan meluasnya penularan COVID-19 di Yogyakarta ditempuh dengan berbagai cara, termasuk salah satunya adalah dengan menggencarkan kembali penerapan protokol kesehatan seperti operasi pemakaian masker di tempat umum, tempat wisata, dan tempat keramaian lainnya.

“Kegiatan operasi masker dimungkinkan akan kembali kami gelar di tempat umum dan keramaian jika kami melihat indikasi masyarakat mulai abai,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta Agus Winarto di Yogyakarta, Kamis (17/06), seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan bahwa pemakaian masker secara benar merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan secara mudah oleh setiap individu untuk mencegah penularan COVID-19, terutama saat beraktivitas di tempat umum.

Sebelumnya, ketika kasus penularan COVID-19 di Yogyakarta mengalami kenaikan, operasi penggunaan masker selalu dilakukan oleh personel dari Satpol PP Kota Yogyakarta di tempat keramaian.

Masyarakat maupun wisatawan biasanya tidak menggunakan masker dengan benar menjadi pelanggaran yang paling banyak ditemukan saat personel Satpol PP Kota Yogyakarta melakukan patroli di tempat keramaian.

Bukan hanya memakai masker, Agus mengatakan bahwa personel Satpol PP Kota Yogyakarta juga tetap melakukan pengecekan kelengkapan dokumen kesehatan dari wisatawan yang datang ke Kota Yogyakarta.

Pada akhir pekan lalu, tercatat tiga bus diputar balik dari tempat khusus parkir di sekitar Malioboro karena tidak dilengkapi dengan dokumen kesehatan serta membawa rombongan wisatawan dari daerah yang masuk zona merah.

“Kami juga melakukan pemantauan di tempat usaha. Misalnya restoran. Semua pelayan harus pakai masker begitu juga dengan ketentuan pembatasan kapasitas pengunjung tetap harus dipatuhi,” katanya.

Sebelumnya Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan akan lebih mengetatkan pengecekan terhadap rombongan wisatawan yang masuk ke Kota Yogyakarta khususnya untuk kelengkapan dokumen kesehatan yaitu hasil negatif COVID-19.

“Pengecekan di lokasi wisata dan di tempat khusus parkir perlu lebih digencarkan. Apalagi, setiap akhir pekan Yogyakarta selalu ramai dikunjungi wisatawan,” katanya.

Pada Rabu (16/6), di Kota Yogyakarta terdapat tambahan 43 kasus COVID-19 baru, dengan 53 pasien dinyatakan sembuh atau selesai isolasi dan satu pasien meninggal dunia.

Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 di Yogyakarta tercatat 457 kasus, dengan 453 pasien isolasi dan empat menjalani rawat inap di rumah sakit.

TAG
Zal
Zal

Zal

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US